Streaming juga bukan musuh. Tapi kalau semua film bagus langsung ke platform digital, kapan lagi bioskop bisa hidup?
“Glass Onion,” “Hit Man,” “Flora & Son,” bahkan “The Waterboy 2” — semuanya layak ditonton di layar lebar. Tapi malah terkubur di algoritma.
Intinya: industri ini masih bisa bangkit. Tapi mereka harus kompak. Harus mau kembali ke akar: bikin film yang punya nyawa, bukan cuma efek.
Hollywood nggak perlu terapi karena filmnya jelek. Mereka butuh terapi karena lupa gimana cara percaya diri lagi.
Sumber: Variety

