News
Beranda » News » 15 Titik Rawan Macet dan 5 Lokasi Kecelakaan di Lampung

15 Titik Rawan Macet dan 5 Lokasi Kecelakaan di Lampung

GELUMPAI.ID — BPJN Lampung mengungkapkan 15 titik rawan macet dan 5 titik rawan kecelakaan di jalan nasional Provinsi Lampung yang perlu diperhatikan oleh pemudik.

Kepala BPJN Lampung, Susan Novelia, menjelaskan bahwa pemetaan ini dilakukan untuk membantu pemudik mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan saat mudik Lebaran 2025.

“Hasil pemetaan BPJN Lampung terdapat beberapa ruas jalan nasional yang rawan terjadi kemacetan dan kecelakaan, sehingga pemudik dapat mengantisipasi selama mudik Lebaran,” ujar Susan.

Di antara 15 titik rawan macet, beberapa di antaranya adalah Ruas Jalan Pasar Unit II Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang-Bandar Jaya, Bakauheni Lampung Selatan, dan Sukadana, Way Jepara. Ruas jalan seperti Natar Lampung Selatan dan Terbanggi Besar juga masuk dalam daftar rawan kemacetan.

Selain itu, beberapa titik di dekat persimpangan, seperti Gedong Tataan dan Pasar Krui Kabupaten Pesisir Barat, juga termasuk dalam area yang perlu diwaspadai. Termasuk juga Balik Bukit Lampung Barat dekat simpang Pasar Liwa dan Blambangan Umpu.

Sementara itu, BPJN Lampung juga memperingatkan adanya 5 titik rawan kecelakaan. Di antaranya adalah Ruas Jalan Tarahan Katibung yang terkenal dengan tanjakan tajam dan rawan rem blong. Ruas jalan Balimbing Kota Agung Timur juga rawan kecelakaan karena tikungan tajam dan medan jalan menurun.

Ruas jalan lain yang berisiko tinggi adalah Sedayu di Kecamatan Semaka, Tanggamus yang memiliki tanjakan curam. Selain itu, ruas jalan Lintas Barat dan Lemong Lintas Barat juga teridentifikasi sebagai lokasi yang sering terjadi kecelakaan.

Susan menghimbau kepada seluruh pemudik agar lebih berhati-hati dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat.

“Keamanan di jalan raya harus menjadi prioritas utama, terutama di titik-titik rawan ini,” tegasnya.

Sumber: KUMPARAN