Setiap sesi CMSE 2025 dikemas dengan topik-topik paling relevan, mulai dari arah investasi 2026, tren produk pasar modal, hingga peran generasi muda dalam memperkuat literasi keuangan.
Pengunjung juga bisa menikmati pengalaman interaktif melalui konten edukatif dan fitur digital di aplikasi IDX Mobile, yang dirancang agar masyarakat lebih mudah memahami investasi dengan cara yang praktis dan menarik.
Sebelum acara puncak, BEI juga menggelar rangkaian Road to CMSE 2025, yakni kegiatan literasi pasar modal di berbagai daerah.
Program ini melibatkan puluhan ribu peserta dan mencakup Sekolah Pasar Modal untuk Negeri, peluncuran Duta Pasar Modal 2025, Guruku Investor Saham, kompetisi investasi antar Galeri Investasi BEI, hingga seminar di berbagai kampus di Indonesia.
Dalam pameran utama CMSE 2025, terdapat 88 booth dari berbagai pihak, seperti OJK, SRO beserta anak usahanya, anggota bursa, manajer investasi, agen reksa dana, perusahaan tercatat, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, serta UMKM binaan BEI dan mitra lainnya.
Selama dua hari, pengunjung bisa mengikuti seminar, talk show, dan podcast inspiratif.
Hari pertama diisi dengan seminar utama membahas peran dunia usaha dalam pertumbuhan ekonomi nasional bersama ekonom senior dan pelaku industri.
Ada juga podcast dengan dua artis ternama yang membahas mudahnya investasi saham, serta talk show lintas agama bersama tiga pemuka agama yang membahas keuangan dari sudut pandang spiritual.
Hari kedua tak kalah menarik. Akan digelar peluncuran Produk Wakaf Berbasis Saham bersama Menteri Agama, dilanjutkan dengan Seminar Pasar Modal Syariah bersama perwakilan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
Sesi lainnya termasuk talk show bersama tiga investor dari profesi rakyat, Inspiration Talk bersama motivator dan praktisi kesehatan, dan ditutup dengan penampilan Judika di panggung utama.
Selain itu, pengunjung dapat mencoba photobooth interaktif, mengikuti games edukatif, dan berkesempatan memenangkan doorprize serta grand prize bernilai ratusan juta rupiah.

