Booth UMKM juga hadir menawarkan produk unggulan lokal sebagai bagian dari dukungan pasar modal terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat.
CMSE 2025 terbuka gratis untuk umum, baik secara luring di Main Hall BEI maupun daring melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange di linktr.ee/indonesiastockexchange.
“Melalui CMSE 2025, kami ingin menegaskan bahwa pasar modal Indonesia adalah milik rakyat. Siapa pun dapat berpartisipasi, mulai dari modal kecil, asalkan dengan pengetahuan dan tanggung jawab investasi yang benar. Ini bukan hanya tentang investasi, tapi tentang kemandirian finansial dan masa depan ekonomi bangsa,” jelas Iman.
Dengan dukungan sinergis antara OJK, BEI, SRO, anggota bursa, perusahaan tercatat, manajer investasi, dan UMKM, CMSE 2025 diharapkan mampu memperluas inklusivitas, memperkuat literasi keuangan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pasar modal Indonesia.
Sementara, Kepala Kantor BEI Perwakilan Banten atau IDX Muhammad Fadli Fatahuddin, menyampaikan pembaharuan market BEI Banten yang mengalami kenaikan pesat di tahun 2025.
Berdasarkan data yang dipaparkan, Fadli menyebut per Januari hingga Oktober 2025, kenaikan market mencapai 166.689.
“Biasanya dibawah 100.000 untuk kenaikannya. Tahun lalu 88.000-an, tahun ini sampai dengan Oktober kenaikan mencapai 166.689,” ucapnya.

