4.5 C
London
Sabtu, November 27, 2021

Unggah Video Penjelasan Anak Jerman yang Bercita – cita menjadi Tukang Sampah, Warganet Banjiri Kolom Komentar

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

Sebuah akun sosial media di Instagram, belum lama ini dibuat ramai oleh unggahannya mengenai anak Jerman yang bercita-cita ingin menjadi seorang tukang sampah, tukang bangunan, dan sopir truk.

Dalam unggahan akun instagram @pewarta.id pada slide feed dua dan tiga, seorang wanita menjelaskan dalam video mengapa anak kecil di Jerman bercita-cita menjadi tukang sampah.

Ia menjelaskan dengan logat kental bahasa Jawa, yang artinya “Jadi anak di Jerman menginginkan cita-cita jadi tukang sampah, tukang pipa, tukang bangunan, sopir truk, itu karena mereka merasa cool ketika melihat alat-alat dan kendaraan yang dipakai,” ujar seorang wanita dalam video Instagram yang di unggah pada Jum’at, (29/10/2021).

Selanjutnya, dalam video mengungkapkan jika anak di Indonesia mempunyai cita-cita seperti itu, jelas akan menghancurkan diri sendiri.

“Kalau di Indonesia punya cita-cita kaya gini, ya modar.. ,” tambahnya.

Berbeda dengan di Indonesia, di Jerman, semua jenis cita-cita ataupun pekerjaan akan dianggap penting dan mulia. Karena orang Jerman menganggap, itu adalah bagian dari satu sistem.

Seperti dalam unggahan video tersebut, “Kalau misalnya anak kamu ditanyain sama sekolah cita-citanya mau jadi apa, terus mereka menjawab salah satu dari pekerjaan tadi, ya anak itu akan tetap di puji-puji. Karena tanpa pekerjaan – pekerjaan itu, suatu negara ga akan bisa berjalan dengan baik,” ungkap wanita dalam video tersebut.

Dalam cuplikan video yang diunggah, wanita tersebut menyampaikan jika semua orang berhak hidup cukup dan layak, bahkan bisa liburan.

“Siapapun kamu, apapun pekerjaan mu, kamu berhak untuk hidup dengan layak, hidup cukup, dan bisa pergi liburan,” pesannya.

Tidak sedikit warganet yang membanjiri unggahan video tersebut dengan komentar-komentar. Mulai dari komentar yang mendukung postingan, sampai komentar warganet yang membanding – bandingkan gaji di Jerman dengan gaji di Indonesia.

“Kereen.. semoga midset kita, dan anak-anak generasi selanjutnya bisa menghargai pekerjaan apapun itu. sama pentingnya, sama hak nya, dan sama berharganya. Yang penting pekerjaannya halal,” tulis @pink.blanket

“Disini gajinya gak segede di Jerman mbae,” tulis akun @miko.yusrie

Tidak dipungkiri jika midset masyarakat Indonesia masih kalah jauh dengan warga negara Jerman, mulai dari tukang sampah yang dianggap pekerjaan yang jorok di Indonesia, justru di negara Jerman pekerjaan itu dianggap sangat mulia, dan bahkan dicita-citakan oleh anak-anak di sana.

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here