4.5 C
London
Sabtu, November 27, 2021

Pemkot Serang Mulai Cicil Anggaran Pilwalkot 2024

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

SERANG, gelumpai.id – Pemkot Serang sudah mempersiapkan diri dalam menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Serang pada 2024 mendatang. Hal itu dilakukan dengan mulai mencicil anggaran pelaksanaan Pilwakot selama dua tahun ke depan, dengan besaran Rp16,250 miliar per tahun.

Walikota Serang, Syafrudin, mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan DPRD Kota Serang telah menyepakati anggaran dana cadangan untuk pelaksanaan Pilwalkot 2024.

“Sebenarnya sudah sejak 2020 ini diajukan, namun baru mendapatkan persetujuan pada tahun ini,” ujar Syafrudin kepada awak media usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Kota Serang, Senin (8/11).

Menurut Syafrudin, anggaran tersebut akan masuk ke dalam APBD 2022 dan 2023 mendatang, dengan masing-masing besaran setiap tahunnya yakni sebesar Rp16,250 miliar. Sedangkan sisanya, akan dianggarkan pada tahun pelaksanaan yakni 2024.

“Jadi semuanya itu Rp32,5 miliar, sampai dengan APBD 2023. Kan ini pasti kurang tuh anggarannya, maka dari itu nanti akan dianggarkan sisanya pada tahun 2024 ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, Syafrudin mengaku bahwa untuk besaran anggaran pelaksanaan Pilwalkot masih belum diketahui. Sebab, KPU lah yang akan menghitung besaran anggaran pelaksanaan Pilwakot.

“Kebutuhan ini mungkin bukan segitu. Mungkin kurang dari segitu, mungkin lebih dari itu. Kan itu KPU yang mengetahuinya,” jelas Syafrudin.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Hasan Basri, mengatakan bahwa dianggarkannya dana cadangan untuk pelaksanaan Pilwakot 2024, merupakan upaya untuk meringankan beban pelaksanaan Pilwakot mendatang.

“Itu biar kita enggak berat pada APBD-nya. Makanya kami sepakat dengan pemerintah kota untuk membuat Perda Dana Cadangan itu. Anggarannya kan sekitar Rp45 miliar untuk pelaksanaannya,” ujar Hasan Basri.

Ia menuturkan, dengan dipecahnya anggaran pelaksanaan Pilwakot 2024 mulai dari tahun 2022, beban yang akan timbul pada APBD 2024 sebagai tahun pelaksanaan, tidak akan terlalu berat. Sebab, anggaran sudah mulai dicicil selama dua tahun.

“Mulai tahun 2022 sudah mulai dicicil. Sisanya dianggarkan pada tahun berjalan. Kalau memang nanti ada yang tidak teranggarkan, maka akan dianggarkan pada tahun berjalan saja,” jelasnya.

Untuk teknis dana cadangannya, Hasan Basri menuturkan bahwa hal itu berada pada BPKAD Kota Serang selaku OPD teknis. Sedangkan secara umum, dana cadangan tersebut tidak akan digunakan dan akan disimpan setiap tahunnya.

“Apakah akan dideposit atau tidak digunakan, itu ada pada BPKAD teknisnya. Jadi secara teknis itu ada di BPKAD, sedangkan intinya itu pelaksanaan Perda Dana Cadangan ini agar tidak terlalu terbebani APBD 2024,” tandasnya. (RED)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here