4.5 C
London
Sabtu, November 27, 2021

Pemkot Serang Bertekad Balas Dendam Pembangunan Pada 2022

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

SERANG, gelumpai.id – Pemkot Serang mengakui akibat adanya pandemi Covid-19, dua tahun ke belakang pelaksanaan APBD kurang maksimal untuk melakukan pembangunan di Kota Serang. Maka dari itu, Pemkot Serang bertekad ‘balas dendam’ dalam memaksimalkan APBD 2022 untuk pembangunan Kota Serang.

Hal itu diungkapkan oleh Walikota Serang, Syafrudin, usai menghadiri kegiatan persiapan pelaksanaan APBD 2022 dan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 di salah satu hotel di Kota Serang.

Syafrudin mengatakan, APBD tahun anggaran 2020 dan 2021 memang kurang maksimal digunakan untuk pembangunan Kota Serang. Sebab, banyak anggaran yang direfocusing untuk penanganan Covid-19.

“Memang pada 2020-2021 ini tidak bisa maksimal karena ada Covid-19. Kerja kami juga tidak maksimal karena banyak yang terserap pada anggaran penanganan Covid-19. Apalagi 2020 itu kan sampai Rp100 miliar lebih,” ujarnya, Rabu (10/11).

Maka dari itu, karena selama dua tahun ini diakui kurang maksimal dalam melakukan pembangunan, maka pihaknya akan ‘membalas dendam’ untuk melakukan pembangunan pada tahun 2022 mendatang.

“Sekarang ini (APBD 2022) insyaAllah mudah-mudahan anggarannya bisa secara maksimal digunakan untuk pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat Kota Serang,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh OPD dapat menggunakan anggaran tersebut sebaik mungkin, sehingga dapat benar-benar maksimal. Selain itu, penggunaan anggaran pun harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Harapannya dengan agenda ini, kami berharap dalam pelaksanaannya sampai dengan pertanggungjawaban dapat berjalan dengan baik serta akuntabel,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Serang, Wachyu B. Kristiawan, mengatakan bahwa kendati Pemkot Serang akan memaksimalkan APBD tahun 2022 untuk pembangunan, namun tetap dianggarkan untuk penanganan Covid-19.

“Untuk Covid-19 tetap kami anggarkan, namun melalui DTT. Akan tetapi ada juga yang dianggarkan secara rutin, seperti pengadaan masker dan lainnya,” ujarnya.

Untuk pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022, akan disesuaikan dengan tema pembangunan, salah satunya yaitu pemulihan ekonomi.

“Kalau untuk pembangunan apa-apanya saya tidak hafal, cuma menyesuaikan dengan tema pembangunan tahun 2022. Kalau tidak salah pembangunan fisik dan pemulihan ekonomi,” tandasnya. (RED)

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here