News
Beranda » News » 32 Tewas, Alat Evakuasi Pun Dihancurkan

32 Tewas, Alat Evakuasi Pun Dihancurkan

GELUMPAI.ID — Serangan Israel di Gaza menewaskan 32 warga Palestina dalam 24 jam terakhir. Korban termasuk 11 orang yang tewas terbakar di rumah mereka di Khan Younis.

Tujuh anggota keluarga lain tewas saat rumah tempat mereka mengungsi di Gaza Barat dibombardir. Tiga warga sipil, termasuk dua anak perempuan, menjadi korban serangan di kamp pengungsian Nuseirat.

Dilansir dari Reuters, ICU Rumah Sakit Anak Al-Durra di Gaza juga diserang tengah malam. Panel surya di fasilitas kesehatan itu turut hancur.

“Gaza telah menjadi tanah keputusasaan,” tulis Komisioner UNRWA Philippe Lazzarini di X. Lebih dari 2 juta warga terjebit dalam hukuman kolektif.

Mengutip laman UNRWA, 3.000 truk bantuan terhenti di perbatasan. Stok makanan dan obat-obatan di Gaza menipis drastis.

“Kelaparan semakin meluas. Bantuan kemanusiaan dijadikan senjata perang,” tegas Lazzarini. Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese menyebut blokade ini sebagai kejahatan perang.

Hamas mengecam blokade Israel yang dimulai 2 Maret lalu. “Gaza menghadapi bencana kemanusiaan terparah,” bunyi pernyataan resmi mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Gaza, Israel juga menghancurkan 9 buldoser yang digunakan untuk evakuasi korban. Alat berat itu didatangkan dari Mesir selama gencatan senjata.

“Koordinat lokasi buldoser sudah dibagikan ke Israel. Penghancurannya adalah kelanjutan dari perang pemusnahan,” kata pejabat Pertahanan Sipil Mohammed el-Mougher.

Seperti yang dilaporkan jurnalis Al Jazeera di lapangan, serangan Israel kali ini terfokus pada pemusnahan keluarga besar. Empat generasi dalam satu keluarga dilaporkan punah di Khan Younis.

Sementara itu, PBB mencatat 51.300 warga Palestina tewas sejak perang dimulai Oktober lalu. Krisis kemanusiaan terus berlarut tanpa tanda penyelesaian.