GELUMPAI.ID — Lebaran sering jadi momen penuh godaan kuliner.
Dari ketupat hingga kue manis, semuanya menggoda lidah. Tapi di balik kelezatan itu, lonjakan gula darah bisa jadi ancaman.
Gejalanya tak main-main. Mulai dari lelah terus-menerus, mudah haus, sampai susah fokus.
Kondisi ini berisiko tinggi, apalagi untuk penderita diabetes atau yang punya riwayat resistensi insulin.
Untungnya, ada cara alami yang bisa membantu menurunkannya kembali. Salah satunya lewat minuman sehat.
Pertama, air putih. Simpel tapi powerful.
Air putih bantu ginjal membuang gula berlebih lewat urine. Tubuh pun jadi lebih seimbang.
Studi juga menunjukkan bahwa orang yang cukup minum air putih punya risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.
Kedua, kopi. Ya, kopi hitam tanpa gula.
Kopi mengandung fitokimia yang baik untuk kesehatan hati dan pankreas. Kandungan ini bantu lawan resistensi insulin dan lemak di hati.
Kalau pahit, kamu bisa tambahkan kayu manis agar rasanya lebih ramah lidah.
Ketiga, teh hitam. Cocok buat kamu yang kurang suka kopi.
Teh ini kaya polifenol, antioksidan yang bantu tingkatkan sensitivitas insulin.
Ia juga bantu redakan stres oksidatif yang bisa picu lonjakan gula.
Penelitian bahkan menyebut teh hitam berpotensi jadi terapi tambahan untuk diabetes.
Keempat, teh hijau. Klasik, tapi manjur.
Katekin dalam teh hijau bantu hambat penyerapan karbohidrat, jadi gula darah tak langsung melonjak.
Sama seperti teh hitam, ia juga bantu tubuh lebih peka terhadap insulin.
Kelima, jus tomat. Si merah ini ternyata punya manfaat tersembunyi.
Seratnya bantu lambatkan proses cerna, jadi kadar gula tetap stabil.
Kandungan likopennya juga bagus buat jantung dan metabolisme.
Terakhir, susu. Tapi pastikan rendah lemak dan tanpa tambahan gula.
Susu mengandung protein seperti kasein dan whey yang bantu atur respon glukosa.
Bagi yang alergi laktosa, bisa pilih susu almond atau kedelai sebagai alternatif.
Menjaga gula darah tak cukup hanya lewat minuman. Pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin tetap harus dijaga.

