Entertainment
Beranda » Entertainment » Adegan Ray Sahetapy di Captain America: Civil War? Ini Faktanya!

Adegan Ray Sahetapy di Captain America: Civil War? Ini Faktanya!

GELUMPAI.ID – Ray Sahetapy sempat syuting untuk “Captain America: Civil War” (2016) sebelum meninggal dunia pada Selasa (1/4). Aktor senior ini ternyata mendapat peran dalam film tersebut tanpa melalui proses casting.

Pada 2015, Ray mengungkapkan bahwa keterlibatannya di film Marvel ini merupakan hasil rekomendasi Gareth Evans, sutradara “The Raid” (2012). “Sineas dan aktor Amerika kagum akan film The Raid,” ujar Ray Sahetapy kala itu.

Namun, adegan Ray tidak masuk ke versi final film. Sebagai gantinya, adegan tersebut hanya muncul dalam “The Infinity Saga” box set yang berisi deleted scenes dan cuplikan di balik layar Marvel Cinematic Universe.

Adegan yang dimaksud berlatar di sebuah rumah lelang pasar gelap, tempat berbagai barang pribadi milik agen Hydra yang sudah mati dijual kepada penawar tertinggi. Ray berperan sebagai manajer lelang yang membuka acara dengan bahasa Indonesia.

“Lelang kita yang berikut mengalami kesulitan di sini,” kata Ray dalam adegan itu. Ia kemudian mulai melelang senjata, artefak, dan barang mutakhir yang sebelumnya digunakan oleh Winter Soldier.

Penawaran dimulai dari Rp13 juta dan terus naik ke Rp15 juta. Namun, lelang terganggu saat Ray menyadari kehadiran sosok mencurigakan di antara peserta.

“Siapa kamu?” tanyanya dalam bahasa Inggris.

Sosok tersebut ternyata Helmut Zemo (Daniel Brühl). Ia mulai meremehkan barang-barang yang dilelang. “Tawaran kalian terlalu tinggi untuk Komar itu. Bahkan orang Polandia tidak lagi menggunakan sampah itu,” ujar Zemo.

Ray menanggapi, “Kamu ngomong hanya untuk menawar.”

“Saya di sini bukan untuk lelang,” balas Zemo dengan tenang.

Ray lalu memerintahkan keamanan untuk mengusirnya. Tapi sebelum penjaga bergerak, mereka justru kesulitan bernapas dan jatuh pingsan satu per satu. Ray sendiri akhirnya ikut tumbang, sementara Zemo tetap berdiri, mengenakan masker gas.

Dengan semua orang tak sadarkan diri, Zemo berjalan menuju rak senjata Hydra. Namun, bukan senjata yang ia incar. Ia justru mengambil sebuah buku catatan merah dengan bintang emas di tengahnya—buku yang nantinya digunakan untuk mengaktifkan kembali Bucky Barnes sebagai Winter Soldier.

Laman: 1 2