GELUMPAI.ID — Afiliasi Al-Qaeda, Jama’a Nusrat ul-Islam wa al-Muslimin (JNIM), mengklaim telah membunuh 70 tentara dalam serangan terhadap dua pos militer di Benin utara.
Ini merupakan jumlah korban terbanyak yang diklaim oleh kelompok jihad di negara tersebut dalam lebih dari satu dekade.
Serangan ini terjadi di Provinsi Kandi, Kabupaten Alibori, lebih dari 500 km dari ibu kota Cotonou. Kejadian ini memperburuk kondisi keamanan di kawasan tersebut, yang sudah dilanda serangkaian serangan oleh kelompok yang terkait dengan ISIS dan Al-Qaeda.
Pemerintah Benin belum memberikan konfirmasi resmi terkait jumlah korban. Jubir militer Benin, Ebenezer Honfoga, tidak merespons panggilan atau pesan terkait insiden ini.
Konflik di wilayah Sahel, yang dimulai dengan pemberontakan Tuareg di Mali pada 2012, kini telah meluas ke negara-negara pantai Afrika Barat, termasuk Benin.
Serangan-serangan ini menambah panjang daftar kekerasan yang telah merenggut ribuan nyawa dan menyebabkan jutaan orang mengungsi.
Sumber: Reuters

