GELUMPAI.ID – Warga Kota Bekasi keluhkan air PDAM yang mati sejak tiga hari belakangan ini hingga sebagian warga mengungsi.
Salah satu warga yang terdampak kelangkaan air di Kelurahan Kota Baru, Agatha, mengungkapkan akibat dari bencana ini, membuat keluarganya tak bisa mandi di rumah. Keadaan tersebut membuat mereka mengungsi ke rumah orang tuanya.
“Karena rumah orang tua aman pakai air tanah,” ujarnya, dikutip dari Lambeturah.co.id pada Senin (18/9/2023).
Warga lainnya, Amelia mengaku harus membeli 5 galon air untuk keperluannya sehari-hari.
Ia menyampaikan jika suplai air PAM Kota Bekasi sudah berkali-kali terjadi gangguan. Bahkan, permasalahan air mati di rumahnya pernah dialaminya bulan lalu.
“Terus tagihan malah sampai Rp500 ribu. Normalnya paling Rp250 ribu sampai Rp300 ribu,” pungkas Amelia.
