GELUMPAI.ID — Al-Nassr gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan kalah 3-2 dari Al-Ittihad di laga Saudi Pro League. Cristiano Ronaldo tampil di bawah performa terbaiknya.
Pertandingan dimulai dengan gemilang untuk Al-Nassr. Sadio Mane mencetak gol pada menit ketiga setelah memanfaatkan kesalahan Abdulelah Al-Amri.
Mane nyaris menggandakan keunggulan di pertengahan babak pertama. Tendangan melengkungnya hanya meleset tipis dari gawang.
Gol kedua Al-Nassr tercipta sebelum jeda. Mane mengirim umpan akurat kepada Ayman Yahya, yang menyelesaikannya dengan baik.
Al-Ittihad bangkit di babak kedua dengan semangat baru. Mereka mendominasi serangan sejak peluit babak kedua berbunyi.
Dikutip dari Goal, Al-Ittihad menyamakan kedudukan dalam tujuh menit. Karim Benzema mencetak gol lewat sundulan keras.
N’Golo Kante mengejutkan tuan rumah dengan gol jarak jauh. Tendangannya tak mampu dihentikan kiper Al-Nassr.
Al-Ittihad terus menguasai bola dan wilayah permainan. Mereka menekan Al-Nassr hingga ke lini belakang.
Pada menit ke-94, Houssem Aouar mencetak gol penentu kemenangan. Ini menjadi pukulan telak bagi Al-Nassr.
Kericuhan terjadi jelang laga usai. Pemain Al-Ittihad, Moussa Diaby, diusir keluar lapangan.
Mane menjadi bintang Al-Nassr meski timnya kalah. Ia mencetak gol dan memberikan assist.
Kecepatan dan kecerdasan Mane merepotkan pertahanan Al-Ittihad. Ia nyaris menyamakan kedudukan di akhir laga.
Ronaldo gagal menunjukkan tajinya di laga ini. Penampilannya jauh dari harapan penggemar.
Kekalahan ini merusak peluang Al-Nassr di perebutan gelar. Mereka kini tertinggal dari Al-Ittihad.
Al-Ittihad menunjukkan mentalitas juara. Mereka bangkit dari ketertinggalan dengan permainan agresif.
Pelatih Al-Nassr harus segera membenahi tim. Konsistensi menjadi kunci di sisa musim.
Al-Ittihad kian kokoh di puncak klasemen. Kemenangan ini mempertegas status mereka sebagai favorit juara.
Pertandingan ini jadi sorotan karena dramanya. Al-Ittihad membuktikan ketangguhan di momen krusial.
Al-Nassr perlu bangkit di laga berikutnya. Mereka harus memperbaiki performa untuk mengejar ketertinggalan.

