GELUMPAI.ID – Legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, tanpa tedeng aling-aling melontarkan kritik pedas terhadap keputusan striker Manchester City, Erling Haaland, yang memilih menyerahkan tugas mengeksekusi penalti kepada Omar Marmoush dalam laga final Piala FA kontra Crystal Palace, Sabtu (17/5) malam WIB. Padahal, saat itu City tengah berupaya mengejar ketertinggalan 0-1 akibat gol Eberechi Eze.
Insiden bermula ketika wasit menunjuk titik putih setelah Bernardo Silva dilanggar Tyrick Mitchell di kotak terlarang. Haaland, yang biasanya menjadi algojo utama City, sempat memegang bola. Namun, setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran, Haaland justru memberikan bola tersebut kepada Marmoush.
Sayang bagi City, tendangan penalti Marmoush ke sisi kanan gawang berhasil dibaca dan ditepis dengan gemilang oleh kiper Palace, Dean Henderson. Lebih menyakitkan lagi, Henderson juga sigap menepis bola rebound dari Haaland, mempertahankan keunggulan Palace.
Keputusan Haaland ini sontak menuai sorotan tajam. Shearer, yang dikenal vokal dalam memberikan analisis, tak habis pikir dengan tindakan pemain Norwegia yang telah mencetak 30 gol di berbagai kompetisi musim ini. Beberapa pandit lain, seperti Gary Lineker dan Wayne Rooney, bahkan menduga ada instruksi dari manajer Pep Guardiola di balik keputusan tersebut. Meski catatan penalti Haaland musim ini tidak sempurna, Shearer menilai Haaland seharusnya mengambil tanggung jawab tersebut.
“Itu adalah keputusan besar dari Erling Haaland, untuk tidak menginginkan penalti itu. Jika dia cukup fit untuk bermain sejak awal, maka pasti ada alasan mental mengapa dia mengatakan tidak mau mengambilnya,” ujar Shearer dalam komentarnya di BBC Sport.
“Atau mungkin Pep yang tidak ingin dia mengambilnya. Tapi bagi saya, ini sangat mengejutkan. Tidak sama sekali [saya akan menyerahkannya]. Tidak ketika Anda berada di posisinya. Erling Haaland, dengan siapa dan apa Anda. Dia telah mencetak 30 gol musim ini,” tambahnya.
Dengan nada penuh keheranan, Shearer menambahkan, “Saya hanya berbicara dari sudut pandang pribadi, tetapi saya tidak akan pernah menyerahkan penalti di final piala, tidak mungkin. Bahkan, saya tidak akan menyerahkannya dalam pertandingan mana pun, apalagi di final piala,” ungkapnya.
Di sisi lain, meski mengkritik keputusan Haaland, Shearer tak lupa memberikan pujian setinggi langit kepada penampilan heroik kiper Crystal Palace, Dean Henderson. Terlepas dari kontroversi handsball di babak pertama, Shearer terkesan dengan ketenangan dan ketepatan Henderson dalam menepis penalti Marmoush dan bola rebound Haaland. “Sungguh penyelamatan yang luar biasa,” puji Shearer.
“Dia tidak terpancing oleh gerakan tipuan sebelumnya. Dia sepenuhnya mengendalikan situasi itu sebagai seorang kiper. Dia menebak dengan benar dan melakukan penyelamatan kuat dengan tangan kanannya. Benar-benar penyelamatan yang impresif,” pungkasnya.

