Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Alasan Jersey Tim Nasional Bebas Sponsor

Alasan Jersey Tim Nasional Bebas Sponsor

GELUMPAI.ID — Jersey tim nasional sepak bola selalu tampil polos tanpa logo sponsor. Berbeda dengan klub, tidak ada merek taruhan, maskapai, atau perusahaan otomotif di dada pemain.

FIFA, badan sepak bola dunia, melarang sponsor di jersey tim nasional. Aturan ini berlaku dari laga persahabatan hingga final Piala Dunia.

Larangan ini bukan soal idealisme. FIFA ingin melindungi nilai sponsor resmi mereka seperti Coca-Cola, Adidas, dan Visa.

Jika tim nasional memajang sponsor sendiri, nilai sponsor resmi FIFA bisa merosot. Ini jadi mimpi buruk bagi pemasaran turnamen besar.

Bayangkan final Piala Dunia antara Brasil dan Jerman. Jika Brasil memakai merek pesaing Adidas, iklan di stadion akan kehilangan daya tarik.

FIFA memastikan mitra resmi mereka mendapat eksposur maksimal. Ini strategi menjaga pemasukan miliaran dolar.

Mengutip laman GOAL, tim nasional boleh menampilkan sponsor di pakaian latihan. Ini jadi celah untuk meraup pendapatan.

Sebelum pertandingan, pemain kerap memakai jaket atau kaus latihan penuh logo sponsor. Contohnya, Inggris pernah memamerkan merek minuman ringan pada tracksuit mereka.

Aturan ketat tetap berlaku untuk pakaian latihan. Logo sponsor tidak boleh mengalahkan lambang tim nasional.

Larangan sponsor di jersey pertandingan merugikan tim nasional. Mereka kehilangan potensi pendapatan besar.

Real Madrid meraup £62 juta per tahun dari sponsor jersey. Tim seperti Prancis pasti bisa mendapat angka serupa.

Pendapatan ini bisa digunakan untuk pengembangan sepak bola akar rumput. Negara kecil paling merasakan dampak kekurangan dana ini.

Beberapa pihak menilai pendapatan sponsor lebih penting ketimbang tradisi. Namun, FIFA tetap prioritaskan kepentingan sponsor resmi mereka.

Tim nasional harus puas dengan kontrak apparel. Prancis, misalnya, mendapat $56 juta per tahun dari Nike hingga 2026.

Celah sponsor di pakaian latihan jadi solusi parsial. Ini membantu tim nasional tanpa mengganggu aturan FIFA.