GELUMPAI.ID — Pebalap rookie MotoGP Fermin Aldeguer meraih podium pertama di kelas premier pada Grand Prix Prancis 2025. Pebalap Gresini Racing ini menyebut balapan basah itu sangat menyenangkan.
Aldeguer start dari baris kedua. Ia berada di grup terdepan dengan ban kering di awal balapan.
Pit stop terlambat untuk ban basah membuatnya kehilangan waktu. Meski begitu, ia bangkit untuk finis ketiga.
Podium ini menyusul finis ketiga di sprint hari Sabtu. Ini menjadi akhir pekan dengan dua podium pertamanya.
“Hari ini lebih spesial dari kemarin karena podium di balapan panjang lebih penting,” ujar Aldeguer di konferensi pers Le Mans.
Aldeguer menyoroti kemajuan stabilnya sebagai rookie. Ia mampu menyamai manuver pebalap berpengalaman.
“Saya mengikuti Marc [Marquez] di awal setelah pertarungan sengit dengan ban kering, tapi satu lap ekstra dengan ban kering membuat saya kehilangan banyak waktu,” jelasnya.
Menurut laporan dari CRASH, Aldeguer tetap tenang di tengah hujan. Kondisi basah awalnya membuatnya gugup.
“Saat berganti motor untuk hujan, saya tak punya banyak pengalaman, tapi lap demi lap saya semakin baik,” katanya.
Balapan basah selama 20 lap terasa menakutkan pada awalnya. Aldeguer mengandalkan ketenangan untuk menghadapi lintasan sulit.
“Dengan hujan, saat melihat masih ada 20 lap—kondisi lintasan tak ideal, perasaan saya tak sempurna,” akunya.
Aldeguer menyalip Maverick Vinales dan Pedro Acosta. Fokus pada kecepatan membuahkan hasil.
“Saya mendorong 100 persen [untuk mengejar Acosta],” ungkapnya.
Ia menyeimbangkan kecepatan dengan hati-hati agar tak jatuh. Fokus menjadi kunci podiumnya.
“Tentu saja, [dalam] batas, karena finis keempat hari ini juga hasil bagus buat saya,” tambahnya.
Aldeguer melihat Acosta kehilangan cengkeraman. Ini memacunya untuk mengejar posisi ketiga.
“Saya lihat Pedro [Acosta] tak punya banyak cengkeraman, jadi saya dorong 100 persen tapi [dalam] batas,” tutupnya.
Penampilan gemilang Aldeguer menunjukkan potensinya. Pendekatan tenangnya menjanjikan untuk balapan mendatang.

