GELUMPAI.ID — Bintang kejutan pada balapan sprint Qatar MotoGP adalah Fermin Aldeguer, yang mencatatkan performa terbaiknya musim ini dengan finis di posisi keempat. Pembalap rookie ini berhasil melaju dari posisi kedelapan di grid, melewati Johann Zarco, Maverick Vinales, dan Fabio Quartararo.
Meskipun tampil impresif, Aldeguer tidak cukup untuk merebut podium dari Franco Morbidelli. Aldeguer mengaku sangat senang dengan hasil tersebut, meskipun merasa podium terasa begitu dekat namun belum tercapai.
“Jujur, melihat podium begitu dekat terasa seperti belum cukup,” ungkapnya kepada AS.
“Namun, kita harus realistis, kami masih rookie dan terus berkembang. Kami tidak perlu terburu-buru.”
Aldeguer sebelumnya terjatuh di MotoGP Amerika, tetapi ia menegaskan bahwa itu tidak membuatnya ragu saat mencoba menyalip Morbidelli.
“Tidak, karena jika saya lebih dekat, saya tetap akan mencobanya,” jelasnya.
Ia juga mengakui bahwa ia harus berjuang keras melawan dua pembalap untuk mendapatkan posisi podium.
“Quartararo tidak memiliki mesin sekuat kami, tapi dia sangat terlambat dalam pengereman dan itu sulit untuk menyalip. Dan Morbidelli, yang juga merupakan tantangan besar.”
Aldeguer juga menunjukkan keunggulannya dalam manajemen ban, yang membuatnya semakin kuat di paruh kedua balapan.
“Di Moto2, kamu sudah bisa membuat perbedaan besar di akhir balapan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun ia tidak terlalu kuat dalam kualifikasi, performa terbaiknya muncul saat balapan panjang, di mana ia bisa mengatur ritme tanpa memaksakan diri.
Fermin Aldeguer akan kembali memulai dari posisi kedelapan di Qatar MotoGP pada hari Minggu, berusaha menyelesaikan akhir pekan yang luar biasa.
Sumber: CRASH

