Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Alpine F1 Kian Kacau Pasca Mundurnya Oakes dan Pergantian Pembalap

Alpine F1 Kian Kacau Pasca Mundurnya Oakes dan Pergantian Pembalap

GELUMPAI.ID — Alpine F1 kembali didera kekacauan. Oliver Oakes mengundurkan diri sebagai prinsipal tim, diikuti pergantian pembalap Jack Doohan dengan Franco Colapinto.

Pengunduran diri Oakes diumumkan Selasa malam. Keputusan ini mengejutkan tim.

Pagi harinya, Alpine mengonfirmasi Colapinto akan membalap untuk lima grand prix. Ia menggantikan Doohan, yang telah tampil di enam balapan awal 2025.

Keputusan ini menambah panjang saga ketidakstabilan Alpine. Tim ini kian dikenal sebagai yang paling labil di grid F1.

Oakes secara terbuka mendukung Doohan. Ia tampak ingin mempertahankan pembalap Australia berusia 22 tahun itu.

Namun, Flavio Briatore, penasehat eksekutif, punya rencana lain. Briatore mendorong perekrutan Colapinto, yang ia nilai tinggi.

Menurut laporan dari CRASH, Oakes merasa terganjal oleh keputusan Briatore. Ini memicu pengunduran dirinya setelah kurang dari setahun menjabat.

Briatore membantah adanya konflik dengan Oakes. Ia menyebut alasan pengunduran diri Oakes bersifat pribadi.

Alpine telah berganti lima prinsipal tim sejak 2020. Briatore kini menjadi figur sentral di tim.

Selain Oakes, banyak tokoh kunci seperti Laurent Rossi dan Alain Prost telah meninggalkan Alpine. Tim ini kehilangan arah dan identitas.

Colapinto hanya dikontrak untuk lima balapan bersama Pierre Gasly. Alpine akan mengevaluasi ulang sebelum Grand Prix Inggris.

Doohan tetap menjadi pembalap cadangan utama. Ia disebut masih jadi bagian integral tim.

Colapinto membawa dukungan finansial besar. Ini menjadi salah satu faktor keputusan Alpine.

Colapinto akan menghadapi tantangan berat di Imola, Monaco, dan Barcelona. Ia harus segera membuktikan kemampuannya.

Kegagalan Colapinto bisa membuka peluang bagi Doohan atau Paul Aron. Ketidakpastian formasi pembalap Alpine terus berlanjut.

Gejolak di Alpine menunjukkan tanda-tanda berlanjut. Briatore kini memegang kendali penuh atas masa depan tim.