GELUMPAI.ID – Meski musim ini penuh tantangan dengan cedera dan inkonsistensi, Club América tetap berambisi meraih gelar Liga MX keempat secara beruntun.
Menurut laporan dari GOAL, klub sudah mulai menatap masa depan dengan memasukkan gelandang Atlas, Jeremy Márquez, ke dalam daftar incaran transfer musim panas.
Márquez, 24 tahun, dikenal dengan energi, kreativitas, dan kemampuannya yang serba bisa. Kualitas ini sangat cocok dengan gaya permainan cepat yang diterapkan pelatih André Jardine.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari GOAL, cedera yang menimpa Jonathan dos Santos dan Alan Cervantes, serta kepergian Richard Sánchez di tengah musim, membuat lini tengah América kekurangan kedalaman.
Di sinilah peran Márquez sangat dibutuhkan.
Mengutip laman GOAL, Márquez yang sudah masuk radar tim nasional Meksiko, dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk memperkuat lini tengah dan menjaga peluang América dalam perburuan gelar.
Seperti yang dilaporkan oleh GOAL, kontrak Márquez dengan Atlas belum diperpanjang, dan negosiasi diperkirakan akan segera dimulai untuk menghindari kepergiannya secara gratis.
América disebut siap mengeluarkan biaya besar untuk merekrutnya ke Coapa.
Menurut laporan dari GOAL, belum ada tawaran resmi yang diajukan dan pembicaraan antar klub belum dimulai, tetapi ketertarikan América sangat serius.
Atlas yang tengah menjalani proses perombakan di bawah pelatih baru Gonzalo Pineda, terbuka untuk melakukan perubahan skuad.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari GOAL, opsi tukar pemain bisa menjadi solusi, dengan nama Javairô Dilrosun dan Igor Lichnovsky muncul sebagai kandidat yang diminati Atlas.
Dilrosun yang posisinya di América mulai menurun, dan Lichnovsky yang tengah pemulihan cedera ligamen, bisa menjadi bagian dari kesepakatan.
Mengutip laman GOAL, kemungkinan kesepakatan berupa pemain plus uang tunai untuk Márquez tidak tertutup, dan ini bisa menguntungkan kedua klub dalam merombak skuad menyambut Torneo Apertura 2025.
Seperti yang dilaporkan oleh GOAL, sejarah panjang kedua klub juga diwarnai dengan banyak pemain yang pernah membela kedua tim, seperti Oswaldo Sánchez, Pável Pardo, dan Julián Quiñones.

