GELUMPAI.ID – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, akhirnya buka suara soal pernyataan Andre Onana yang sempat bikin heboh jelang laga leg pertama perempat final Liga Europa kontra Olympique Lyonnais.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan yang digelar Rabu (9/4) malam waktu setempat, Amorim tampak tenang, namun tegas menjelaskan duduk perkara. “Kalau kita dengar kutipan lengkapnya, sebenarnya sangat berbeda,” ujar Amorim sambil tersenyum.
“Onana justru bilang Lyon tim yang sangat bagus. Tapi kadang kutipan disalahartikan, apalagi kalau tidak dengar langsung konteksnya.” paparnya.
Komentar kiper asal Kamerun itu sebelumnya sempat memicu respons dari pihak Lyon, karena terdengar seperti meremehkan. Namun Amorim menilai tidak ada niat negatif di balik ucapan anak asuhnya itu.
Selanjutnya, Amorim juga menegaskan bahwa Lyon adalah lawan yang sangat berbeda dibanding Real Sociedad, tim yang sebelumnya mereka hadapi di babak 16 besar. “Mereka lebih cepat, lebih kuat secara fisik, dan mereka main dengan gaya berbasis penguasaan bola yang rapi,” jelasnya.
Amorim menggarisbawahi bahwa sejak ditangani Paulo Fonseca, Lyon menjadi tim yang lebih klinis dan sulit dibaca. Ia menyebut pertandingan nanti akan jauh dari kata mudah.
Salah satu pemain yang disorot dalam sesi tanya jawab ini adalah striker muda, Joshua Zirkzee. Menurut Amorim, penyerang asal Belanda itu punya perkembangan bagus, tapi masih ada satu hal yang perlu ditingkatkan.
“Dia bukan striker tipikal. Dia pintar dan tahu kapan harus distribusi bola, tapi… dia harus lebih egois,” ucap Amorim sambil tertawa kecil.
“Di posisi itu, kadang kamu memang harus pikir gol dulu sebelum yang lain.” tuturnya.
Menariknya, Amorim juga sempat membahas perbedaan performa timnya di Liga Europa dibanding di Premier League. Ia tak menyinggung soal taktik, melainkan soal tempo dan intensitas.
“Liga Inggris itu luar biasa cepat dan fisik. Tapi ketika main di Eropa, intensitasnya juga beda. Jadi, ya, ini soal adaptasi,” tutupnya.
Manchester United akan melawat ke markas Lyon pada Kamis (11/4) dini hari WIB di Groupama Stadium. Kemenangan di laga tandang ini bakal sangat krusial dalam menjaga asa mereka menuju semifinal.

