GELUMPAI.ID – Fenomena unik mewarnai kancah sepak bola dunia menyusul kemunculan Piala Dunia Antarklub edisi terbaru. Situasi tak lazim ini bahkan memicu sejumlah pergantian pelatih di tengah musim kompetisi yang seharusnya masih berjalan normal. Salah satu yang paling mencolok adalah Real Madrid.
Carlo Ancelotti telah resmi diumumkan sebagai pelatih tim nasional Brasil, meskipun ia masih terikat kontrak dan terus mendampingi Real Madrid hingga 25 Mei mendatang. Pelatih asal Italia itu telah diperkenalkan sebagai arsitek tim Samba dan dijadwalkan mengumumkan daftar pemain pertamanya pada 26 Mei di Rio de Janeiro.
Untuk sementara waktu, Ancelotti akan didampingi oleh tim kerjanya saat ini, termasuk sang putra Davide yang selama ini menjadi asistennya. Namun, dalam petualangannya bersama Brasil hingga Piala Dunia 2026, Paul Clement akan menjadi tangan kanannya.
Beberapa pekan sebelumnya, Ancelotti diketahui melakukan percakapan dengan gelandang Manchester United, Casemiro. Ini bukan kali pertama keduanya berbincang setelah Casemiro meninggalkan Real Madrid, namun kali ini Ancelotti ingin mengetahui pandangan sang gelandang mengenai tim nasional Brasil dan potensi kembalinya Casemiro ke skuad. Dari obrolan akrab tersebut, Ancelotti semakin yakin karena Casemiro membuka pintu lebar untuk kembali bermain di bawah arahannya.
Selain Casemiro, Ancelotti juga mengandalkan sosok Neymar di tim nasional Brasil. Penyerang bintang tersebut dikabarkan ingin memberikan persembahan terbaiknya untuk timnas dan siap menjadi salah satu pendukung utama Ancelotti di posisi barunya.
Tentu saja, semuanya bergantung pada kondisi fisik Neymar yang harus benar-benar prima. Komitmen dari Neymar telah dijanjikan, dan kini ia harus membuktikannya di lapangan. Bahkan, Neymar menjadi salah satu pihak yang mendukung penunjukan Ancelotti, terutama untuk mencegah kembalinya Jorge Jesus, sosok yang memiliki hubungan kurang baik dengannya saat keduanya berada di Al Hilal.
Ancelotti juga memiliki sejumlah pemain Brasil lain yang masuk dalam rencananya, termasuk para pemain Brasil yang pernah bekerja sama dengannya di Real Madrid. Carlos Augusto, bek sayap Inter Milan, menjadi salah satu pemain yang ia kagumi. Selain itu, Alexander Ribeiro, bek tengah Lille, juga masuk dalam radar Ancelotti, mengingat keduanya pernah bertemu selama masa kepelatihan Ancelotti di Real Madrid.
Situasi unik ini menunjukkan betapa dinamisnya dunia sepak bola, di mana kepentingan klub dan negara terkadang beririsan dengan cara yang tak terduga. Ancelotti kini harus membagi fokus antara mengakhiri musim dengan baik bersama Real Madrid dan mempersiapkan tim nasional Brasil untuk tantangan yang lebih besar di masa depan.

