GELUMPAI.ID – Kiper Manchester United, Andre Onana, dikabarkan siap berjuang habis-habisan untuk mempertahankan kariernya di Old Trafford. Pemain internasional Kamerun itu bertekad membuktikan kepada manajer Ruben Amorim bahwa ia layak menjadi pilihan utama jangka panjang di bawah mistar gawang The Red Devils.
Kiper berusia 29 tahun itu memang menjalani musim debut yang sulit sejak kepindahannya senilai 43,8 juta poundsterling dari Inter Milan pada 2023. Tercatat, sembilan kesalahan Onana berujung gol di berbagai kompetisi. Performa labil ini bahkan sempat membuat Amorim mencadangkannya dalam laga Liga Primer melawan Newcastle bulan lalu, menyusul dua blunder fatal di leg pertama perempat final Liga Europa kontra Lyon.
Kendati demikian, Onana yang kini telah kembali merebut posisinya, tidak berniat meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas mendatang. Sumber-sumber terdekat sang pemain mengungkapkan bahwa ia sepenuhnya berkomitmen untuk menjadi bagian dari “revolusi” yang sedang dibangun Amorim di klub.
Tekad Onana ini bisa semakin membara jika Manchester United berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur di final Liga Europa pada 21 Mei mendatang, yang akan mengamankan tiket bergengsi ke Liga Champions musim depan. Kontrak Onana sendiri masih berlaku hingga 2028, menunjukkan komitmen jangka panjang dari pihak klub.
Seorang sumber terpercaya menyatakan, “Rencana Andre adalah bertahan di Manchester dan ia ingin bekerja keras untuk membawa United kembali ke tempat seharusnya. Fokus utamanya hanya pada United dan tidak ada yang lain. Dia adalah sosok yang percaya diri dan ingin membuktikan bahwa para peragu salah. Dia tahu telah melakukan kesalahan, tetapi ia melihat pembuktian diri sebagai tantangan.”
Manajer Ruben Amorim sendiri telah memberikan dukungan publik kepada kipernya yang tengah disorot. Ia bahkan berkelakar bahwa dirinya sendiri telah melakukan lebih banyak kesalahan musim ini dibandingkan para pemainnya, dan menegaskan tetap “percaya diri” pada kemampuan Onana.
Namun, sikap terbuka Onana juga sempat menimbulkan gesekan di internal tim. Komentarnya yang meremehkan Lyon jelang pertemuan di Liga Europa, dengan menyebut United “jauh lebih baik,” memicu respons keras dari mantan gelandang United yang kini bermain untuk Lyon, Nemanja Matic. Matic bahkan menyebut Onana sebagai “salah satu kiper terburuk dalam sejarah United.” Onana tak tinggal diam dan membalas dengan menyindir lima musim tanpa trofi yang dialami Matic di Old Trafford.
Terlepas dari dukungan Amorim, Onana baru-baru ini dikaitkan dengan potensi kepindahan ke Arab Saudi pada musim panas ini, sebagai bagian dari perombakan skuad yang diperkirakan akan dilakukan besar-besaran. Manchester United, yang saat ini memiliki kiper asal Turki, Altay Bayindir, sebagai pilihan kedua, juga dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk merekrut kiper Torino, Vanja Milinkovic-Savic.
Milinkovic-Savic, 28 tahun, memulai karier profesionalnya di Old Trafford pada usia 17 tahun sebelum akhirnya hengkang karena masalah izin kerja. Kiper asal Serbia itu tampil impresif untuk Torino musim ini, mencatatkan sepuluh clean sheet di Serie A. Ketertarikan pada Milinkovic-Savic ini mengindikasikan bahwa Manchester United mungkin sedang menjajaki opsi kiper alternatif, terlepas dari keinginan Onana untuk bertahan dan memperjuangkan tempatnya.

