Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Ange Postecoglou Isyaratkan Bertahan di Tottenham Usai Juara Europa League

Ange Postecoglou Isyaratkan Bertahan di Tottenham Usai Juara Europa League

Manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, mengisyaratkan dirinya akan tetap memimpin tim untuk musim depan, menyusul keberhasilan meraih trofi Liga Europa dan pesan yang ia sampaikan kepada para penggemar. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, mengisyaratkan dirinya akan tetap memimpin tim untuk musim depan, menyusul keberhasilan meraih trofi Liga Europa dan pesan yang ia sampaikan kepada para penggemar. Postecoglou belum membahas masa depannya dengan petinggi klub, namun ia bergurau akan tetap hadir musim depan.

Spekulasi mengenai masa jabatan Postecoglou sempat merebak karena performa buruk di Liga Primer, namun kemenangan di Liga Europa pada Rabu (21/5) berhasil mengakhiri puasa gelar Tottenham selama 17 tahun.

Setelah disambut ribuan pendukung Tottenham dalam parade bus terbuka pada Jumat (23/5), di mana Postecoglou menyatakan “musim ketiga selalu lebih baik dari musim kedua”, pelatih berusia 59 tahun itu menghadapi media menjelang kunjungan Brighton pada Minggu (25/5). Ia mengaku belum menerima kejelasan mengenai kampanye 2025-2026.

“Saya seharusnya memikirkannya sedikit lebih banyak karena seperti yang seseorang katakan, kadang-kadang mereka membunuh karakter utama. Saya bisa dalam masalah di sana,” canda Postecoglou.

“Saya mengatakan bahkan sebelum pertandingan, saya benar-benar percaya kami sedang membangun sesuatu dan kemenangan signifikan mempercepat itu. Saya benar-benar percaya itu adalah kasusnya dan saya tidak akan membatasi apa yang bisa kami capai,” tambahnya.

Postecoglou melanjutkan, “Saya tentu percaya ada kemungkinan yang menarik untuk tahun depan, mengetahui bahwa saya memiliki sekelompok pemain dan staf serta klub yang tahu cara menang dan menginginkan lebih banyak lagi. Serupa dengan sebelum pertandingan, saya belum melakukan diskusi apa pun dengan klub. Seperti yang saya katakan, mungkin mereka hanya menunggu situasi tenang untuk memberi saya beberapa panduan, tetapi saya belum mendengar apa pun dari klub,” tuturnya.

Ketika ditanya apakah ia mempertimbangkan kedua skenario, yakni bertahan atau pergi, Postecoglou merujuk pada sitkom televisi Amerika Seinfeld dan sebuah episode di mana karakter George Costanza muncul untuk bekerja setelah meninggalkan pekerjaannya.

Pelatih asal Australia, yang masih memiliki dua tahun dalam kontrak aslinya, menambahkan, “Saya hanya menolak untuk terganggu oleh apa pun dalam hal peluang yang ada di depan kami. Dan sejak pertandingan, saya juga ingin mengambil kesempatan untuk menikmatinya,” ungkapnya.

“Saya belum memikirkannya. Saya berasumsi pada titik tertentu seseorang akan memberitahu saya sesuatu. Jika tidak, saya hanya akan muncul tahun depan dan sedikit seperti Costanza dari Seinfeld. Saya akan duduk di meja dan melanjutkan pekerjaan saya,” paparnya.

Para pemain Spurs merayakan trofi pertama sejak 2008 dengan maksimal, dengan pemandangan gembira di parade Jumat yang diapit oleh dua malam bersantai bersama di London.

Postecoglou mengungkapkan bahwa Cristian Romero (jari kaki) dan Son Heung-min (kaki) tidak akan tampil melawan Brighton, sementara Yves Bissouma diragukan. Sejumlah perubahan dalam susunan pemain diperkirakan akan dilakukan.

“Ya, kami akan bisa menurunkan tim. Saya dulu sedikit berbeda, tetapi saya benar-benar merasa Anda perlu merayakan pencapaian Anda dengan benar. Itu adalah pesan saya kepada para pemain. Cukup adil untuk mengatakan mereka menerima kata-kata saya secara harfiah dan tentu saja menikmati diri mereka sendiri,” kata Postecoglou.

“Seperti semua pesta, ada satu anggota keluarga yang membuat Anda malu… kami punya beberapa di antaranya, tapi sekali lagi, itu tidak membuat mereka menjadi orang jahat dan mereka mungkin yang pertama Anda undang lagi ke pesta berikutnya. Itu memang membuat mereka lebih dekat, yang sekali lagi, seperti yang saya katakan sebelumnya, begitulah cara Anda menciptakan budaya kemenangan karena saya yakin mereka ingin mengalaminya lagi bersama sebagai sebuah kelompok,” tandasnya.