Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Ange Postecoglou Lega Pemain Spurs Lolos dari Cedera Jelang Final Liga Europa

Ange Postecoglou Lega Pemain Spurs Lolos dari Cedera Jelang Final Liga Europa

Pelatih Ange Postecoglou memastikan sebagian besar pemainnya terhindar dari cedera saat menghadapi Aston Villa di Villa Park, meskipun mereka harus menelan kekalahan 2-0. (cr/tottenhamhotspur.com)

GELUMPAI.ID – Kabar baik menghampiri Tottenham Hotspur jelang final Liga Europa melawan Manchester United. Pelatih Ange Postecoglou memastikan sebagian besar pemainnya terhindar dari cedera saat menghadapi Aston Villa di Villa Park, meskipun mereka harus menelan kekalahan 2-0.

Satu-satunya kekhawatiran muncul pada gelandang muda Pape Matar Sarr yang ditarik keluar lapangan sebagai tindakan pencegahan setelah merasakan masalah pada punggungnya. Namun, Postecoglou lega karena pemain lainnya dilaporkan dalam kondisi baik.

“Pape merasakan sesuatu di punggungnya, jadi kami menariknya keluar sebagai tindakan pencegahan. Selebihnya, sepertinya semua pemain baik-baik saja,” ujar Postecoglou usai pertandingan.

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa pemain memang sengaja diistirahatkan dalam laga ini, termasuk Son Heung-Min yang bermain selama 74 menit setelah pulih dari cedera.

Meskipun kalah, Postecoglou mengaku puas dengan kedisiplinan dan fokus yang ditunjukkan oleh timnya, terutama di babak pertama di mana mereka mampu merepotkan Aston Villa dan menciptakan beberapa peluang. Salah satu peluang terbaik datang dari skema apik yang diakhiri dengan backheel Wilson Odobert dari umpan silang Mathys Tel, namun berhasil ditepis oleh kiper Villa, Emiliano Martinez.

Kembalinya Son Heung-Min juga menjadi sorotan positif. Pemain asal Korea Selatan itu beberapa kali melakukan penetrasi berbahaya di sisi kiri, termasuk satu akselerasi dari tengah lapangan yang melewati Boubacar Kamara, sayang umpannya gagal dimanfaatkan Odobert dan Tel. Son juga sempat melepaskan tendangan melengkung yang tipis di atas mistar gawang.

Namun, Tottenham akhirnya harus mengakui keunggulan Villa setelah kebobolan dua gol di babak kedua. Gol pertama tercipta dari situasi bola mati melalui sundulan Ezri Konsa memanfaatkan umpan sepak pojok John McGinn, disusul gol kedua dari sepakan keras Kamara dari luar kotak penalti.

“Memang bisa dibilang ini akan menjadi tugas yang sulit malam ini, tetapi sebagian besar pemain bekerja keras, terlihat disiplin dan fokus. Kami membuat mereka sangat kesulitan, tetapi ketika mereka mencetak gol, itu mengubah jalannya pertandingan. Secara keseluruhan, kecewa kalah, tetapi ini adalah upaya yang lebih baik,” kata Postecoglou.

Mengenai kondisi Son Heung-Min, Postecoglou senang dengan kembalinya sang kapten dan menit bermain yang didapatkannya. Ia berharap penampilan ini akan membuatnya berada dalam kondisi yang baik untuk menghadapi final Liga Europa.

“Senang rasanya dia kembali dan terlibat. Saya yakin dia merasa lebih baik setelah bermain, mendapatkan menit bermain yang cukup. Semoga itu membuatnya dalam kondisi yang baik untuk final,” ujarnya.

Postecoglou juga menyoroti komposisi timnya yang masih didominasi pemain muda. Ia melihat musim ini sebagai tahun pengembangan bagi para pemain muda, termasuk Mikey (kemungkinan merujuk pada pemain akademi yang terlibat), dan yakin pengalaman bermain di laga-laga seperti ini akan membuat mereka menjadi pemain yang lebih baik di masa depan.

Kini, fokus Tottenham sepenuhnya tertuju pada final Liga Europa. Postecoglou mengungkapkan bahwa timnya memiliki beberapa sesi latihan penting ke depan untuk mempersiapkan diri menghadapi laga krusial tersebut.

“Lima hari yang penting, kami meninggalkan beberapa pemain di belakang (tidak ikut ke Villa). Kami memiliki beberapa sesi latihan penting ke depan, dan kami akan bersiap. Ini adalah pertandingan besar, jelas, dan peluang besar bagi kami,” pungkas Postecoglou.