GELUMPAI.ID – Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, melontarkan kritik pedas terhadap aturan yang memungkinkan juara Liga Europa lolos otomatis ke Liga Champions musim berikutnya. Menurutnya, kebijakan tersebut “tidak tepat”.
Manchester United dan Tottenham Hotspur saat ini tengah berjuang untuk memperebutkan tiket ke final Liga Europa yang akan digelar di Bilbao pada 21 Mei mendatang. Kedua tim memiliki keunggulan agregat menjelang leg kedua babak semifinal.
Namun, terlepas dari hasil di kompetisi Eropa, baik Manchester United maupun Tottenham dipastikan akan finis di luar zona kualifikasi kompetisi Eropa di Liga Primer Inggris. Saat ini, Manchester United terpuruk di posisi ke-15, sementara Spurs berada satu tingkat di bawahnya.
UEFA sendiri memberlakukan perubahan aturan pada tahun 2014 yang mengizinkan juara Liga Europa untuk berpartisipasi di Liga Champions musim berikutnya. Namun, Wenger tidak setuju dengan kebijakan tersebut.
Saat ditanya oleh BeIN Sports mengenai apakah “tepat” jika juara Liga Europa lolos ke Liga Champions, Wenger menjawab: “Tidak, mereka seharusnya lolos otomatis ke Liga Europa lagi, tetapi tidak harus ke Liga Champions,” ungkapnya.
“Terutama ketika Anda berada di Liga Primer Inggris di mana sudah ada lima tim yang lolos,” lanjut pria asal Prancis tersebut.
“Saya pikir ini adalah sesuatu yang perlu dipikirkan dan ditinjau kembali oleh UEFA,” tambahnya.
“Di sisi lain, orang akan mengatakan bahwa untuk menjaga Liga Europa tetap fokus, menarik, dan termotivasi, Anda perlu memberi mereka hadiah itu (lolos ke Liga Champions),” pungkasnya.
Sebagai catatan, Manchester United pernah merasakan manfaat dari aturan ini. Mereka menjuarai Liga Europa pada tahun 2018 di bawah asuhan Jose Mourinho dan lolos ke Liga Champions musim berikutnya, meskipun hanya finis di posisi keenam Liga Primer Inggris musim 2017-18.
Menariknya, sejak Liga Europa berganti nama pada musim 2009-10, belum ada tim yang finis di luar posisi 12 besar liga domestik yang berhasil mencapai final atau menjuarai kompetisi ini. Sevilla yang finis di posisi ke-12 Liga Spanyol berhasil menjuarai Liga Europa pada tahun 2023, sementara Fulham yang juga finis di posisi ke-12 Liga Primer Inggris menjadi runner-up pada tahun 2010.
Wenger, yang meninggalkan Arsenal pada tahun 2018 dan kemudian ditunjuk sebagai kepala pengembangan sepak bola global FIFA setahun kemudian, telah mengusulkan sejumlah perubahan aturan dalam sepak bola beberapa tahun terakhir. Beberapa di antaranya adalah perubahan aturan offside dan gagasan Piala Dunia dua tahun sekali.

