GELUMPAI.ID — Pemerintah Israel akan menghadapi konsekuensi berat jika tidak menyepakati gencatan senjata dan pertukaran tahanan di Gaza. Peringatan ini disampaikan seorang pejabat senior AS.
Pernyataan itu muncul dalam pertemuan antara pejabat AS dan keluarga tahanan Israel di Gaza. Pertemuan digelar pada Rabu lalu.
Pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengkritik sikap Israel dalam negosiasi gencatan senjata. AS siap menjalin kesepakatan regional dengan Arab Saudi tanpa melibatkan Israel.
“Para tahanan di Gaza telah membayar harga kegagalan mengakhiri perang,” kata pejabat itu. “Kini, harga yang harus dibayar Israel akan jauh lebih berat, bukan hanya untuk para sandera!”
Mengutip laman Middle East Monitor, kesepakatan gencatan senjata dengan Houthi di Yaman hanya langkah awal. Pejabat AS memperingatkan Israel agar segera bertindak bijak.
“Jika Israel tidak sadar, bahkan ‘Kesepakatan Abad Ini’ akan terjadi tanpa mereka,” tegas pejabat tersebut!
Keluarga tahanan Israel yang hadir menilai pernyataan itu sebagai perubahan sikap AS. Mereka melihat AS tidak lagi mendukung Israel tanpa syarat.
Negosiasi gencatan senjata di Gaza terus menemui jalan buntu. Sikap Israel yang keras menjadi salah satu kendala utama.
AS menekankan pentingnya penyelesaian konflik secara diplomatis. Ketegangan antara AS dan Israel semakin terlihat.
Peringatan ini mencerminkan frustrasi AS terhadap kebuntuan negosiasi. Israel diminta segera mengambil langkah konkret untuk perdamaian.

