GELUMPAI.ID – Aston Villa menunjukkan respons positif usai kekalahan telak di semifinal Piala FA dengan menundukkan Fulham dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Kemenangan ini menjaga harapan mereka untuk finis di zona Eropa, bahkan berpeluang menembus lima besar.
Skuad asuhan Unai Emery sebelumnya menelan pil pahit kekalahan 0-3 dari Crystal Palace di Wembley. Namun, mereka mampu melupakan kekecewaan tersebut dengan meraih kemenangan susah payah di kandang sendiri.
Tambahan tiga poin ini membuat Villa menyamai perolehan poin Chelsea, yang saat ini menduduki posisi kelima atau batas akhir zona Liga Champions, serta unggul selisih gol atas Nottingham Forest di urutan keenam.
Setelah awal pertandingan yang berimbang, Villa membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui sundulan terarah Youri Tielemans, memanfaatkan umpan sepak pojok melengkung dari John McGinn. Bola tak mampu dijangkau kiper Fulham, Bernd Leno.
Ollie Watkins seharusnya bisa menggandakan keunggulan Villa di awal babak kedua, namun sentuhan akhirnya kurang sempurna saat menerima umpan silang mendatar dari Matty Cash.
Tak lama berselang, Fulham nyaris menyamakan kedudukan melalui sepakan kaki kiri mendatar Ryan Sessegnon. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan VAR (Video Assistant Referee) menunjukkan adanya handball.
Leno kemudian melakukan penyelamatan gemilang dengan kakinya untuk menggagalkan peluang Watkins, yang menerima umpan terobosan apik dari Morgan Rogers. Di penghujung laga, Donyell Malen sempat menggetarkan mistar gawang Fulham melalui tembakan kerasnya. Namun, secara keseluruhan, Fulham kesulitan membahayakan gawang Emiliano Martinez.
Kekalahan ini membuat Fulham, yang diasuh Marco Silva, melorot ke posisi sembilan klasemen setelah Bournemouth meraih kemenangan atas Arsenal di laga Sabtu malam. Bahkan, posisi The Cottagers bisa semakin merosot ke paruh bawah klasemen jika hasil pertandingan lain tidak menguntungkan mereka.
Kemenangan atas Fulham merupakan kemenangan ketujuh Villa dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Primer. Rangkaian hasil positif ini membawa mereka dari papan tengah menuju ambang zona Liga Champions dengan tiga pertandingan tersisa.

Tielemans menjadi motor serangan Villa di laga ini. Gelandang asal Belgia itu tidak hanya mencetak gol pembuka, yang merupakan gol kelimanya musim ini, tetapi juga mengatur tempo permainan di lini tengah.
Sebelum jeda babak pertama, Tielemans nyaris menciptakan assist kedua melalui umpan terukur kepada Watkins. Namun, Leno sigap keluar dari sarangnya untuk menggagalkan peluang sang striker.
Leno kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan sentuhan tipis namun krusial terhadap tembakan keras Tielemans menjelang turun minum. Sayangnya, wasit Robert Jones tidak melihat intervensi kiper asal Jerman tersebut dan memberikan tendangan gawang untuk Fulham.
Tuan rumah bernapas lega ketika gol Sessegnon dianulir setelah tinjauan VAR. Di awal babak kedua, Fulham menunjukkan intensitas yang lebih tinggi dan Harry Wilson nyaris memanfaatkan umpan brilian Alex Iwobi, namun Martinez berhasil mengamankan bola.
Pada akhirnya, Villa seharusnya bisa meraih kemenangan dengan skor yang lebih nyaman. Watkins tentu kecewa gagal mencetak gol yang bisa menjadikannya pencetak gol terbanyak Villa di Liga Primer secara tunggal, sementara Malen juga harus gigit jari setelah tembakannya membentur tiang gawang.
Namun, tiga poin tetap menjadi yang utama bagi tim asuhan Emery. Villa saat ini berada di posisi ketujuh, namun kini semakin dekat dengan zona Liga Champions. Bahkan, posisi kedelapan pun masih berpeluang mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Namun, Fulham harus berjuang keras setelah kemenangan Bournemouth di Emirates Stadium dan ancaman dari Brighton serta Brentford di bawah mereka.
Fulham sempat menciptakan beberapa serangan menjanjikan di 10 menit awal pertandingan. Namun, gol pembuka Villa terbilang lemah dalam antisipasi, karena Tielemans mampu lolos dari kawalan gelandang Fulham, Sasa Lukic, sebelum menaklukkan Leno.
Setelah hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran di babak pertama – melalui sepakan melengkung Iwobi yang dengan mudah diamankan Martinez – tim tamu tampil lebih mengancam di awal babak kedua.
Gol Sessegnon dianulir karena bola mengenai tangan kirinya saat ia bersiap untuk menembak. Tak lama berselang, Wilson nyaris menyambut umpan Iwobi, namun Martinez dengan cepat keluar dari sarangnya untuk memotong bola.
Namun, nasib baik belum berpihak pada Fulham. Kekalahan ini menjadi kekalahan keenam mereka dalam 10 pertandingan terakhir di liga – jumlah yang sama dengan kekalahan yang mereka derita dalam 25 pertandingan pertama musim ini.

