GELUMPAI.ID — Koki selebriti Korea, Baek Jong Won, resmi mundur dari seluruh proyek televisi yang melibatkan dirinya.
Keputusan itu diumumkannya langsung melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTube miliknya pada Selasa (6/5).
Langkah ini diambil Baek setelah bisnis kulinernya, The Born Korea, diterpa kontroversi soal dugaan pelanggaran aturan keselamatan pangan.
“Mulai sekarang, saya akan mencurahkan seluruh energi dan gairah saya sepenuhnya untuk pertumbuhan The Born Korea sebagai seorang pengusaha, bukan sebagai tokoh TV,” ujarnya tegas.
Permintaan maaf yang ia sampaikan menjadi yang ketiga kali sepanjang tahun ini.
Sebelumnya, ia juga telah menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan dalam rapat pemegang saham pada Maret 2025.
“Saya telah meminta maaf secara tertulis dan selama rapat pemegang saham, tetapi hari ini saya ingin menyampaikan penyesalan saya secara langsung, secara langsung,” ucap Baek.
“Semua masalah ini berasal dari saya,” sambungnya.
Ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap para pemilik waralaba yang tergabung di bawah naungan The Born Korea.
“Yang paling menyakitkan bagi saya adalah situasi putus asa yang dihadapi banyak pemilik waralaba kami,” tuturnya lirih.
“Setelah meluncurkan langkah-langkah dukungan darurat, saya telah mengunjungi toko-toko untuk mendengar langsung dari mitra kami. Saya sekarang bertekad untuk tidak meninggalkan satu pun pemilik waralaba,” lanjut Baek dengan penuh tekad.
Mengutip laman Insert Live, berbagai waralaba di bawah The Born Korea dilaporkan mengalami penurunan pendapatan signifikan akibat sorotan negatif publik.
Isu ini juga berdampak pada citra Baek sebagai figur publik dan tokoh kuliner yang selama ini dicintai masyarakat.
Ia sebelumnya dikenal luas lewat berbagai program TV populer seperti Street Food Fighter, Korean Pork Belly Rhapsody, hingga Run BTS.
Kini, ia memilih untuk fokus membenahi perusahaannya ketimbang tampil di layar kaca.
Keputusan ini dinilai banyak pihak sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas kegagalan manajemen bisnis yang terjadi.

