GELUMPAI.ID – Bahan kain twill adalah salah satu jenis kain yang paling populer, dikenal karena kekuatan dan ketahanannya yang luar biasa. Terbuat dari serat alami atau sintetis, twill memiliki ciri khas yang membedakannya dari jenis kain lainnya, yaitu pola diagonal yang muncul akibat teknik tenun khusus.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu kain twill, bagaimana proses pembuatan dan karakteristik utamanya, serta berbagai aplikasi twill dalam dunia fashion dan interior.
Apa yang Kita Bahas?
Apa Itu Bahan Kain Twill?
Mengutip House of U, bahan kain twill bukanlah jenis bahan kain tertentu, melainkan metode tenun khusus yang menghasilkan pola diagonal pada permukaan kain. Dengan kata lain, hampir semua jenis bahan kain bisa menjadi twill selama menggunakan teknik tenun ini.
Pola diagonal yang dihasilkan menciptakan tampilan yang sangat khas, membedakan twill dari jenis tenun lainnya seperti satin atau plain.
Twill diproduksi dengan cara menenun benang lintang (weft) melintasi benang panjang (warp) dengan urutan yang menciptakan garis-garis diagonal pada kain.
Teknik tenun ini disebut dengan sebutan fraksi, seperti 4/2 twill, yang berarti benang lintang melintasi empat benang panjang, lalu dua benang panjang di bawahnya.
Karakteristik Bahan Kain Twill
Twill dikenal dengan ketahanannya yang luar biasa, menjadikannya sangat populer untuk pakaian kerja dan barang-barang rumah tangga.

Pola diagonal pada kain memberikan ketahanan ekstra terhadap kerutan, serta ketebalan yang memungkinkan kain ini tahan lama dan mudah diproses. Bahan kain twill juga memiliki kapasitas tinggi dalam menyembunyikan noda, berkat pola gelap-terang yang alami akibat teknik tenunannya.
Apakah Kain Twill Mudah Menyerap Keringat?
Meskipun twill lebih tahan lama dan kuat, salah satu kelemahannya adalah kurangnya kemampuan untuk bernapas (breathability). Meski tidak terasa sesak saat dipakai, kain twill umumnya lebih berat dan kurang memiliki ventilasi dibandingkan kain lain seperti katun atau linen.
Bahan kain twill berbahan linen atau katun cenderung lebih ringan dan lebih bernafas, sedangkan twill berbahan polyester atau wol lebih tebal dan hangat.

