News
Beranda » News » Bahlil Laporkan Rencana Impor Minyak dan LPG dari AS Senilai Rp 168 Triliun

Bahlil Laporkan Rencana Impor Minyak dan LPG dari AS Senilai Rp 168 Triliun

GELUMPAI.ID — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana penambahan impor minyak dan LPG dari Amerika Serikat (AS).

Bahlil mengungkapkan bahwa total nilai impor tambahan tersebut mencapai lebih dari 10 miliar dollar AS, setara dengan Rp 168,2 triliun. “Saya rapat tadi dengan Bapak Presiden untuk memastikan komoditas apa saja yang akan kita lakukan, impor tambahan dari AS dalam rangka membuat keseimbangan neraca perdagangan kita,” kata Bahlil, Kamis (17/4/2025), setelah melaporkan rencana tersebut.

Rencana ini merupakan respon terhadap kebijakan tarif importasi yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump, dengan tarif 10 persen ditambah tarif resiprokal terhadap 180 negara. Indonesia dikenakan tarif sebesar 32 persen.

Bahlil menjelaskan, meskipun volume impor tidak akan bertambah, persentase impor komoditas dari AS diperkirakan akan meningkat signifikan. Impor LPG, misalnya, diperkirakan akan naik sekitar 80-85 persen dari 54 persen saat ini, sementara impor crude oil akan meningkat lebih dari 40 persen dari sebelumnya yang hanya sekitar 4 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat ini tengah berada di AS untuk melanjutkan negosiasi mengenai kebijakan tarif baru. Setelah kesepakatan tercapai, pengiriman komoditas akan segera dimulai.

Sumber: KOMPAS