Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Bangkit dari Ketertinggalan, Arsenal Imbangi Liverpool di Anfield

Bangkit dari Ketertinggalan, Arsenal Imbangi Liverpool di Anfield

Pertandingan seru tersaji di Anfield pada Minggu (11/5) malam WIB, ketika juara Liga Primer Inggris, Liverpool, ditahan imbang 2-2 oleh Arsenal dalam laga yang penuh drama. (cr/Arsenal)

GELUMPAI.ID Pertandingan seru tersaji di Anfield pada Minggu (11/5) malam WIB, ketika juara Liga Primer Inggris, Liverpool, ditahan imbang 2-2 oleh Arsenal dalam laga yang penuh drama. Mikel Merino menjadi sorotan setelah mencetak gol penyeimbang untuk The Gunners, namun kemudian diusir keluar lapangan.

Atmosfer perayaan juara terasa kental di Anfield saat Liverpool, yang telah memastikan gelar juara dua pekan lalu, langsung tancap gas dengan dua gol cepat dalam tempo dua menit. Gol pertama The Reds tercipta pada menit ke-20, memanfaatkan kelengahan lini belakang Arsenal usai lemparan ke dalam cepat. Umpan silang Andy Robertson berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Cody Gakpo.

Hanya berselang satu menit, keunggulan Liverpool bertambah. Dominik Szoboszlai dengan kecepatannya berhasil mengejar umpan terobosan dan mengirimkan bola mendatar ke arah Luis Diaz yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong.

Arsenal tampak terancam kekalahan telak, namun menunjukkan semangat pantang menyerah di babak kedua. Pada menit ke-47, Gabriel Martinelli berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang dari Leandro Trossard. Momentum kebangkitan Arsenal berlanjut ketika Merino, gelandang yang tampil impresif, berhasil menyamakan kedudukan setelah bola muntah hasil sepakan Martin Odegaard yang membentur mistar gawang, ditepis oleh Alisson Becker.

Sayangnya, kegembiraan Merino hanya berlangsung singkat. Pada menit ke-80, ia harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat tekel keras di tepi kotak penalti Arsenal usai kehilangan bola. Arsenal pun harus bermain dengan 10 pemain di sisa 10 menit pertandingan.

Sorotan juga tertuju pada Trent Alexander-Arnold, yang menjalani laga pertamanya bagi Liverpool sejak mengumumkan kepergiannya di akhir musim. Ia disambut dengan sorakan kurang mengenakkan dari sebagian suporter saat masuk sebagai pemain pengganti. Namun, Alexander-Arnold nyaris mengubah sorakan tersebut menjadi tepuk tangan ketika tendangan bebasnya, menyusul kartu merah Merino, hanya melenceng tipis dari gawang.

Drama belum usai. Di penghujung laga, gol Robertson dianulir oleh wasit. Sang bek kiri berhasil menceploskan bola ke gawang setelah David Raya menepis sundulan Virgil van Dijk, namun pelanggaran Ibrahima Konate terhadap Myles Lewis-Skelly dalam proses terjadinya gol membuat wasit mengambil keputusan tegas.

Hasil imbang ini membuat Liverpool unggul 15 poin di puncak klasemen dari Arsenal yang berada di posisi kedua. Meski demikian, Arsenal masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan. Suasana pesta juara tetap terasa di dalam Stadion Anfield, dengan para suporter terus merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.

Suporter tuan rumah juga terlihat menyindir manajer Arsenal, Mikel Arteta, terkait komentarnya yang menyebut timnya sebagai yang terbaik di Liga Champions musim ini. Mereka juga memberikan sambutan meriah berupa guard of honour yang dibentuk para pemain Arsenal untuk para pemain Liverpool sebelum dimulainya pertandingan.

Di atas lapangan, para pemain Liverpool merespons atmosfer yang riuh dengan menekan Arsenal di seluruh area permainan. Mereka sebenarnya kurang beruntung tidak unggul lebih jauh di babak pertama. Robertson, yang mencatatkan penampilan ke-250 di Liga Primer untuk Liverpool, memanfaatkan kelengahan Arsenal untuk mengirimkan umpan silang cepat bagi gol pembuka Gakpo. Namun, bek sayap berpengalaman itu seharusnya bisa memastikan kemenangan bagi timnya andai tendangannya di menit-menit akhir tidak melebar.

Tim asuhan Arne Slot memang layak menyandang gelar juara. Sang manajer Liverpool pun menunjukkan visinya untuk musim depan dengan menurunkan Conor Bradley sejak awal, menggantikan Alexander-Arnold yang akan hengkang.

Laman: 1 2