News
Beranda » News » Bayi Laki-Laki Ditinggal di Dekat Pabrik Jepara, Ditemukan Bersama Surat Permintaan Maaf

Bayi Laki-Laki Ditinggal di Dekat Pabrik Jepara, Ditemukan Bersama Surat Permintaan Maaf

GELUMPAI.ID – Sebuah video yang memperlihatkan penemuan bayi laki-laki di dalam kardus viral di media sosial. Bayi tersebut ditemukan di sekitar area pabrik di Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Video menyentuh itu pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Info Seputar Jepara dan langsung menyita perhatian publik.

Dalam video, terlihat sang bayi dalam kondisi hidup, terbaring dalam kardus dengan selimut membungkus tubuh kecilnya. Yang membuat publik makin tersentuh, ditemukan pula sepucuk surat tangan dari orang tua sang bayi yang berisi permintaan maaf dan penjelasan penuh haru.

Isi suratnya menyebutkan bahwa orang tua bayi sedang berada dalam kondisi ekonomi sulit dan merasa tak sanggup merawat sang buah hati.

“Maaf ya belum bisa merawat kamu karena masih ngekos, makan aja susah. Tolong titipin ke panti aja. Yang mau merawat, makasih ya. Btw anaknya cowok,” tulis si penulis surat.

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa bayi ditemukan oleh warga pada Jumat pagi (18/4/2025) dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Benar, tadi pagi ditemukan warga sekitar,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, bayi tersebut diperkirakan baru berusia satu hari, dengan panjang tubuh 44 sentimeter dan berat 1,8 kilogram. Kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap siapa pelaku yang meninggalkan bayi tersebut.

“Untuk pelaku masih dalam proses lidik (penyelidikan),” pungkas AKP Faizal.

Kisah ini kembali mengingatkan kita pada betapa pentingnya dukungan sosial dan ekonomi bagi para orang tua baru, serta pentingnya edukasi dan akses terhadap bantuan bagi keluarga dalam situasi sulit. Semoga sang bayi mendapatkan kasih sayang yang ia butuhkan dan masa depan yang lebih baik.

Sumber : LambeTurah