GELUMPAI.ID – Suasana tegang terjadi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (10/3/2025). Firdaus Oiwobo, yang sebelumnya menjadi bagian dari tim penasihat hukum tergugat PSN PIK 2, terlibat cekcok mulut dan akhirnya diusir dari ruang sidang.
Kehadiran Firdaus Oiwobo dipersoalkan oleh pihak penggugat, khususnya pengacara Juju Purwantoro. Ia mempertanyakan hak Firdaus untuk mengikuti sidang, mengingat Berita Acara Sumpah Advokat (BAS) miliknya sudah dibekukan oleh Mahkamah Agung.
“Kamu tidak punya hak untuk bicara!” ucapnya.
Namun, Firdaus tidak tinggal diam. Ia malah membalas dengan teriakan keras yang membuat situasi semakin memanas.
“Itu diskriminasi, Yang Mulia!” ujar Firdaus Oiwobo dengan nada emosi.
Pengacara pihak penggugat terus mendesak agar Firdaus segera keluar dari ruangan. “Firdaus, kamu bukan lawyer lagi! Suruh pergi, Pak Polisi usir dia, mengganggu ketertiban!”, dikutip dari LambeTurah.co.id, pada Rabu (12/3).
Suasana di ruang sidang semakin chaos. Bahkan, beberapa ibu-ibu yang hadir dalam sidang juga terlihat kesal dengan perilaku Firdaus.
Akhirnya, pihak keamanan dan polisi turun tangan. Firdaus Oiwobo ditarik keluar secara paksa dari ruang sidang untuk menjaga ketertiban.
Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, hakim ketua memutuskan untuk menunda sidang. “Sidang ditunda, akan dilanjutkan pada hari Senin, 17 Maret,” kata hakim.
Namun, keputusan tersebut justru memicu kemarahan lebih lanjut dari para hadirin, terutama ibu-ibu yang merasa kecewa karena sidang harus ditunda.
“Seharusnya sidang berlangsung, tapi malah diundur lagi!” ujar mereka dengan kesal.

