GELUMPAI.ID – Manajer Brentford, Thomas Frank, menyatakan timnya “bermimpi” tentang Eropa setelah gol tunggal Kevin Schade di babak pertama mengamankan kemenangan keempat beruntun di Liga Primer bagi The Bees saat bertandang ke markas Ipswich Town.
Schade, yang mencetak dua gol dalam kemenangan 4-3 atas Manchester United pekan lalu, kali ini sukses menanduk bola liar dari sepak pojok Bryan Mbeumo ke pojok jauh gawang, memastikan tiga poin penuh bagi tim tamu.
Kemenangan ini mengangkat posisi Brentford ke peringkat kedelapan klasemen sementara. Posisi ini, jika Crystal Palace kalah dari Manchester City di final Piala FA, akan cukup untuk mengamankan tiket ke Liga Konferensi UEFA. Terakhir kali Brentford meraih lebih banyak kemenangan beruntun di kasta tertinggi Liga Inggris adalah pada tahun 1939.
“Kami membutuhkan run-in yang sempurna,” ujar Frank,
Timnya sendiri akan menghadapi Fulham di kandang dan Wolves di tandang dalam dua pertandingan terakhir mereka. “Ini menuntut dua penampilan terbaik melawan lawan yang sulit. Tujuan kami selalu untuk finis setinggi mungkin. Kami sedang bermimpi,” tegasnya.
Di penghujung babak pertama, Mikkel Damsgaard nyaris menggandakan keunggulan Brentford, namun tendangannya melebar tipis dari tiang jauh. Sementara itu, kiper Ipswich, Alex Palmer, melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Yoane Wissa dan Schade di babak kedua saat Brentford berupaya menambah gol.
Ipswich sendiri menciptakan sejumlah peluang di menit-menit akhir. Omari Hutchinson melepaskan tembakan yang membentur tiang luar gawang, dan upaya Cameron Burgess digagalkan oleh kiper Brentford, Mark Flekken. Namun, Brentford mampu mempertahankan keunggulan tipis mereka. Brentford menjadi salah satu dari empat tim yang bersaing untuk posisi kedelapan di Liga Primer, dan momentum jelas berada di pihak The Bees menjelang dua pertandingan terakhir.
Tim asuhan Frank tidak terkalahkan sejak kalah dari Newcastle pada 2 April, sebuah catatan enam pertandingan tanpa kekalahan yang mencakup laga melawan tim-tim besar seperti Arsenal, Chelsea, Brighton, Nottingham Forest, dan Manchester United. Mereka juga hanya kalah dua kali dalam 12 pertandingan terakhir di kasta tertinggi Liga Inggris.
Meskipun sebagian besar fokus musim ini tertuju pada ketajaman Mbeumo dan Wissa, Schade kini sedang dalam performa puncak yang meningkatkan harapan Brentford untuk mengamankan tiket Eropa untuk pertama kalinya. Sundulan pemain asal Jerman di Portman Road tersebut merupakan gol keempatnya dalam tiga penampilan terakhir dan gol ke-12nya di semua kompetisi pada musim 2024-25.
Gol kemenangan Schade sempat ditinjau oleh video assistant referee (VAR) terkait potensi pelanggaran Jacob Greaves terhadap Van den Berg dalam situasi sepak pojok yang sama. Saat Mbeumo bersiap untuk mengambil tendangan ulang, permainan kembali dihentikan setelah Jack Taylor dan Christian Norgaard mendapat kartu kuning karena terlibat keributan.
Tim tamu juga merasa seharusnya mendapatkan penalti di babak kedua ketika Nathan Collins terjatuh setelah berduel dengan Axel Tuanzebe. Namun, Frank pasti merasa lega melihat timnya mampu bertahan di menit-menit akhir saat Ipswich mulai meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyeimbang. Tim asuhan Kieran McKenna sebelumnya bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk meraih satu poin tandang ke-15 mereka musim ini saat melawan Everton pekan lalu, namun performa kandang The Tractor Boys jauh dari memuaskan.
Hanya Southampton yang meraih poin lebih sedikit di kandang sendiri dibandingkan tujuh poin yang diraih Ipswich. Kekalahan pada hari Sabtu tersebut merupakan kekalahan kandang ke-13 mereka musim ini, menyamai rekor klub dari musim 1994-95. Delapan kekalahan kandang beruntun juga menjadi catatan terburuk mereka di depan pendukung sendiri.
Ipswich sebenarnya memiliki peluang untuk menyelamatkan satu poin, namun George Hirst gagal memanfaatkan kesalahan Van den Berg, dengan tendangannya melebar saat hanya berhadapan dengan Flekken. Sebelum itu, Hutchinson juga mengguncang tiang gawang dari sudut sempit. Upaya first-time Burgess dari umpan silang Hutchinson di masa injury time berhasil diselamatkan Flekken, yang juga sigap menangkap sundulan Hirst beberapa saat kemudian, mengakhiri upaya Ipswich untuk menyamakan kedudukan.
Tim asuhan McKenna akan bertandang ke markas Leicester pada pekan depan sebelum menjamu West Ham di Portman Road pada pertandingan terakhir mereka musim ini.

