Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Bruno Fernandes Serius Pertimbangkan Tawaran dari Al Hilal

Bruno Fernandes Serius Pertimbangkan Tawaran dari Al Hilal

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, dikabarkan serius mempertimbangkan untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, dikabarkan serius mempertimbangkan untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini. Gelandang Portugal itu menjadi target klub raksasa Arab Saudi, Al Hilal, yang disebut telah mengajukan tawaran bernilai fantastis.

Fernandes, yang telah berseragam United sejak 2020, diincar Al Hilal setelah Setan Merah gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Klub Liga Pro Saudi itu dilaporkan siap membayar biaya transfer sebesar 100 juta poundsterling (sekitar Rp 2 triliun), serta kontrak senilai 200 juta poundsterling (sekitar Rp 4 triliun) kepada mantan bintang Sporting CP tersebut.

Agen sang pemain disebut telah bertemu dengan perwakilan Al Hilal awal pekan ini, dengan pembicaraan kepindahan yang berlangsung hingga larut malam. Al Hilal, yang akan berpartisipasi di Piala Dunia Antarklub musim panas ini, kabarnya memberi tenggat waktu ketat bagi Fernandes untuk membuat keputusan.

Menurut berbagai sumber, pihak Manchester United sendiri ‘santai’ menghadapi situasi ini. Tawaran 100 juta poundsterling akan menjadi keuntungan signifikan bagi mereka, sekaligus membebaskan dana untuk diinvestasikan kembali dalam skuad. Apalagi, kekalahan di final Liga Europa memastikan United tidak akan berlaga di kompetisi Eropa musim depan.

Fernandes saat ini sedang mengikuti tur pascamusim bersama skuad United, bermain dalam kekalahan dari ASEAN All Stars di Malaysia pada Rabu (29/5). Mereka juga akan menghadapi Hong Kong pada Jumat (31/5).

Sebelum pertandingan persahabatan pertama, pelatih kepala (head coach) Ruben Amorim sempat berbicara tentang pentingnya sang kapten bagi timnya. “Dia sangat penting bagi kami dan sangat penting untuk apa yang ingin kami bangun dengan tim ini,” kata Amorim. “Anda bisa melihat dari performanya, dari kepemimpinannya, dari gairahnya dalam bermain. Di saat-saat sulit, Bruno adalah sosok yang mengambil tanggung jawab. Dia memang seharusnya begitu karena dia adalah kapten,” tambahnya.

Berbicara setelah kekalahan di final Liga Europa, Fernandes tampak membuka pintu untuk kepindahan. “Jika klub berpikir sudah waktunya berpisah karena mereka ingin mendapatkan uang tunai atau apapun itu, ya sudahlah,” ujarnya. “Sepak bola terkadang memang seperti ini. Saya selalu mengatakan akan berada di sini sampai klub mengatakan kepada saya bahwa sudah waktunya pergi,” tuturnya.

“Saya bersemangat untuk melakukan lebih banyak, untuk bisa membawa klub kembali ke masa-masa hebat. Hari ketika klub berpikir saya terlalu berlebihan atau sudah waktunya berpisah, sepak bola memang seperti ini, Anda tidak pernah tahu. Tapi saya selalu mengatakannya dan saya memegang perkataan saya dengan cara yang sama,” tandasnya.