GELUMPAI.ID — Pemukim Israel melakukan aksi vandalisme di bengkel mobil milik warga Palestina di desa Umm Safa, barat laut Ramallah. Mereka merusak properti dan mencuri peralatan.
Dilansir dari Middle East Monitor, aksi ini terjadi pagi tadi. Para pemukim masuk dengan memecahkan jendela bengkel.
“Setelah masuk, mereka menghancurkan interior bengkel dan mencuri semua peralatan,” kata Marwan Sabah, kepala Dewan Desa Umm Safa.
Ini bukan serangan pertama ke bengkel tersebut. Bulan lalu, pemukim yang sama membakarnya hingga tiga mobil hancur total.
Sabah mengungkapkan, pemukim Israel telah mengambil alih ratusan hektar tanah di selatan Umm Safa. Mereka menebang puluhan pohon zaitun untuk dijadikan pos pertanian ilegal.
“Ada rencana sistematis untuk mengusir warga Umm Safa guna membangun permukiman besar ilegal,” tegas Sabah.
Sejak perang Gaza dimulai Oktober 2023, pasukan Israel memblokir semua akses masuk ke desa Umm Safa.
Aksi teror pemukim Israel terhadap warga Palestina semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir. PBB mencatat ratusan kasus serupa terjadi di Tepi Barat.
Pemerintah Palestina mengecam keras aksi ini dan menuntut tindakan tegas dari komunitas internasional. Namun, Israel tetap membiarkan para pemukim terus melakukan kekerasan.
Kondisi warga Umm Safa kini semakin tertekan. Mereka kesulitan mengakses kebutuhan pokok akibat blokade militer Israel.
Serangan terhadap bengkel mobil ini merupakan pukulan berat bagi perekonomian warga. Bengkel tersebut menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga di desa itu.

