GELUMPAI.ID – Gelandang muda Manchester United, Amad Diallo, melontarkan pujian tinggi usai kemenangan Setan Merah atas West Ham di laga pramusim. Namun menariknya, pujian itu bukan untuk Bruno Fernandes yang mencetak dua gol, melainkan untuk sosok lain di lini tengah: Manuel Ugarte.
Dalam laga yang digelar di Amerika Serikat tersebut, Bruno tampil gemilang dan mencetak brace dalam kemenangan 2-1. Tapi justru aksi Ugarte yang membuat Diallo terkesima, bahkan menyebutnya sebagai seorang “magician”.
Ugarte Pamer Skill, Amad Terkesima
Lewat akun Instagram-nya, Amad Diallo menyebut Ugarte sebagai “pesulap” setelah sang gelandang asal Uruguay melakukan dua nutmeg berturut-turut untuk mengelabui lini belakang West Ham, lalu memberikan umpan matang kepada Amad yang diselesaikan dengan baik, sayangnya gol tersebut dianulir karena offside.
Meski gol tak sah, aksi individu Ugarte menuai pujian. Aksi tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa sang pemain mulai menemukan kepercayaan dirinya setelah musim debut yang kurang meyakinkan di Old Trafford.
Amorim Bantu Ugarte Tampil Percaya Diri
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Ugarte di Sporting CP, menyatakan bahwa kepercayaan diri dan adaptasi adalah kunci dari peningkatan performa anak asuhnya itu.
“Yang terpenting adalah adaptasi ke tim baru, ke negara baru,” ujar Amorim.
“Kadang kita hanya lihat dari dalam lapangan, tapi di luar lapangan pun bisa ada tantangan. Dia sudah lebih nyaman sekarang, tinggal butuh lebih banyak kepercayaan diri, dan itu juga tanggung jawab saya.”
Ugarte juga mengungkap bagaimana pesan-pesan dari Amorim berdampak langsung pada permainannya, khususnya dalam hal komunikasi dan kerja sama tim.
“(Ruben) selalu menekankan komunikasi. Bicara dengan semua orang, kerja sebagai tim, dan rebut bola secepat mungkin,” kata Ugarte kepada MUTV.
Masa Depan Cerah di Lini Tengah MU?
Dengan performa impresif Ugarte yang mulai terlihat selama pramusim, Manchester United tampaknya bisa sedikit lebih tenang soal opsi di lini tengah. Jika tren positif ini berlanjut, kebutuhan akan gelandang baru bisa saja tidak terlalu mendesak.

