GELUMPAI.ID — Marc Marquez mengalami kecelakaan di Grand Prix Spanyol 2025. Mantan pebalap MotoGP Carlos Checa menyarankan Marquez menganalisis insiden ini dengan cermat.
Marquez, pebalap Ducati pabrikan, menjadi favorit di Jerez. Ia memenangi sprint kelima beruntun pada Sabtu.
Namun, di lap ketiga dari 25, Marquez jatuh di Tikungan 8. Ia kembali balapan dan finis ke-12.
Ini adalah kecelakaan kedua Marquez di grand prix musim ini. Ia awalnya bingung, lalu menyebut masuk tikungan terlalu cepat.
Checa memuji sikap Marquez yang tetap balapan meski motor rusak. Ia menyebutnya sebagai tindakan juara sejati.
“Tentu saja mereka ingin menganalisis situasi ini,” kata Checa di DAZN. “Tak ada yang suka jatuh!”
Menurut laporan dari CRASH, Checa menilai Marquez harus memahami batas motor Ducati-nya. Ini untuk mencegah kecelakaan serupa.
“Jatuh di kecepatan lebih dari 150 km/jam, berhenti dalam 100 meter, mengangkat motor rusak, dan berjuang untuk empat poin itu teladan,” ujar Checa.
“Sikap seperti itu layak untuk juara hebat.
“Dia punya tim hebat dan kemampuan analisis luar biasa,” tambahnya. “Tantangan berikutnya adalah mengenali batas yang dulu bisa ia selamatkan, tapi kini mengejutkannya!”
Checa menilai Marquez tidak sedang mencoba memaksakan keunggulan. Kecelakaan itu tampak mengejutkannya sendiri.
“Ia mungkin juga terkejut,” katanya. “Karena itu, ia perlu waktu untuk memahami apa yang terjadi.”
Marquez memimpin klasemen sebelum Jerez. Kini, ia tertinggal satu poin dari Alex Marquez, pemenang balapan.
Ini kedua kalinya ia kehilangan puncak klasemen musim ini. Sebelumnya, ia jatuh di COTA.
Namun, Marquez bangkit di Qatar dengan kemenangan ganda. Ia kembali ke puncak klasemen saat itu.
Checa yakin Marquez bisa belajar dari insiden Jerez. Analisis mendalam akan membantu performanya ke depan.

