GELUMPAI.ID — Chelsea berambisi mengejar ketertinggalan dari Liverpool, juara Liga Primer, musim depan. The Blues ingin meniru kesuksesan The Reds dengan memperkuat skuad.
Lini belakang Chelsea melemah pasca kepergian Thiago Silva. Cedera Wesley Fofana membuat rotasi bek tengah kian sulit.
Tosin Adarabioyo, perekrutan gratis musim panas, jadi bek tengah paling senior. Namun, ia belum punya pengaruh besar di ruang ganti.
Chelsea membidik bek Bournemouth, Dean Huijsen, untuk jadi tumpuan pertahanan. Pemain muda ini menunjukkan potensi elite di Liga Primer.
Mengutip laman GOAL, Liverpool sukses meski tanpa penyerang produktif berkat Mohamed Salah. Chelsea butuh penyerang tajam untuk mendongkrak performa.
Nicolas Jackson dan Cole Palmer kesulitan memikul beban serangan. The Blues dikaitkan dengan Liam Delap, Benjamin Sesko, dan Hugo Ekitike.
Di lini tengah, Moises Caicedo dan Enzo Fernandez tampil konsisten. Namun, mereka butuh gelandang ketiga untuk keseimbangan tim.
Romeo Lavia tampil impresif saat fit, memajukan permainan dengan umpan. Ia memungkinkan Fernandez bermain lebih menyerang dan Caicedo fokus bertahan.
Cedera Lavia jadi kendala besar bagi Chelsea. Performa tim anjlok setelah ia absen karena hamstring.
Liverpool cerdas memanfaatkan sumber daya internal di lini tengah. Ryan Gravenberch bersinar sebagai pelengkap Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai.
Chelsea melihat Lavia sebagai solusi jangka panjang. Tantangannya adalah menjaga kebugaran pemain berusia 21 tahun ini.

