Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Chelsea Jadi Panggung Pembuktian Pemain MU Sebelum Final Europa League

Chelsea Jadi Panggung Pembuktian Pemain MU Sebelum Final Europa League

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memberikan ultimatum kepada para pemainnya jelang lawatan ke markas Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Jumat (16/5) malam waktu setempat. (cr/manutd.com)

GELUMPAI.ID – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memberikan ultimatum kepada para pemainnya jelang lawatan ke markas Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Jumat (16/5) malam waktu setempat. Pertandingan di Stamford Bridge itu ditegaskan Amorim menjadi ajang pembuktian terakhir bagi para pemain yang ingin mengamankan tempat di starting eleven jelang final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur pekan depan.

Terpuruk di posisi ke-16 klasemen Liga Primer Inggris setelah menelan 17 kekalahan musim ini, Manchester United kini sepenuhnya mengalihkan fokus mereka pada final Liga Europa di Bilbao. Kemenangan di partai puncak tidak hanya akan mempersembahkan trofi, namun juga menggaransi satu tiket menuju Liga Champions musim depan yang diperkirakan bernilai ratusan juta poundsterling.

Menyadari besarnya taruhan di final nanti, Amorim secara terbuka menyatakan bahwa setiap pemain masih memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kelayakan mereka tampil sejak menit awal. Performa melawan Chelsea akan menjadi tolok ukur penting dalam menentukan komposisi tim yang akan diturunkan di Spanyol.

“Ya, itu jelas. Kami ingin meraih kemenangan di Chelsea dan menampilkan performa terbaik. Saya sudah memiliki gambaran mengenai susunan pemain yang akan saya turunkan melawan Chelsea, dan penampilan mereka akan menjadi pertimbangan krusial untuk pertandingan final,” ujar Amorim dalam konferensi pers jelang laga.

Pelatih asal Portugal itu menekankan pentingnya menjaga momentum dan ritme pertandingan jelang final. Menurutnya, jeda panjang tanpa pertandingan kompetitif justru bisa berdampak negatif bagi persiapan tim. Oleh karena itu, laga melawan Chelsea dianggap sebagai bagian integral dari persiapan menuju final.

“Cara kami bermain melawan Chelsea akan sangat penting untuk pertandingan berikutnya. Para pemain perlu menunjukkan performa terbaik mereka. Kami tidak bisa menjalani delapan atau sembilan hari tanpa pertandingan sebelum final. Itu bukan situasi yang ideal. Jadi, pertandingan ini adalah bagian dari persiapan kami,” imbuhnya.

Amorim juga menegaskan keinginannya untuk mengakhiri musim liga yang mengecewakan ini dengan catatan positif. Ia tidak ingin para pemain menganggap remeh dua pertandingan sisa hanya karena fokus utama tertuju pada final Liga Europa.

“Cara terbaik adalah menghadapi setiap pertandingan dengan tekad untuk menang. Kami perlu meraih poin di Liga Primer. Itulah mentalitas yang harus kami usung. Kami telah membahas ini setelah pertandingan melawan West Ham. Kami perlu meningkatkan fokus dan konsentrasi di setiap momen pertandingan. Detail-detail kecil sangat menentukan. Satu-satunya cara saya tahu untuk mempersiapkan final adalah dengan bermain di pertandingan liga seperti layaknya bermain di final,” tegas Amorim.

Lebih lanjut, Amorim mengingatkan para pemainnya untuk tidak terpaku pada apakah mereka bermain atau tidak melawan Chelsea sebagai indikator peluang mereka di final. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah meraih hasil maksimal di Stamford Bridge.

Di tengah kekhawatiran mengenai kondisi fisik beberapa bek tengah seperti Lisandro Martinez, Leny Yoro, dan Matthijs de Ligt, Amorim mengisyaratkan kemungkinan adanya perekrutan pemain baru di posisi tersebut pada bursa transfer musim panas mendatang.

“Saya sedang memikirkan tentang musim depan dan kebutuhan skuad, terutama jika ada pemain yang mengalami cedera jangka panjang. Itu menjadi perhatian saya. Ini bukan hanya soal final. Tentu saja saya ingin semua pemain dalam kondisi fit. Namun, dengan masalah cedera yang dialami Yoro, saya lebih memikirkan bagaimana membangun skuad untuk musim depan,” pungkas Amorim.