“Kami juga bahas ini panjang sama sutradara. Biar enggak terlihat seperti menyerah begitu saja, kami tambahkan adegan Junhee berusaha latihan. Tapi setelah sadar waktunya habis, dia merasa pesan terakhir ke Gi-hun lebih penting,” jelasnya.
Junhee sendiri tidak memberikan bayinya kepada ayah kandungnya, Myeonggi (Lim Siwan), melainkan kepada Gi-hun yang baru dikenalnya di arena. Yuri sepakat dengan pilihan itu.
“Myeonggi itu ayah biologis, tapi bukan sosok yang bisa diandalkan. Junhee lebih percaya pada Gi-hun yang sudah pernah menang dan punya sisi kemanusiaan,” ujarnya.
Bahkan, dalam cerita, Myeonggi digambarkan sebagai YouTuber investasi bermasalah yang sempat berusaha menyakiti bayinya sendiri demi bertahan hidup.
“Tipe cowok kayak Myeonggi? Parah sih. Walaupun sempat kasihan juga karena dia diburu utang, tapi ya… dia tetap toxic. Aku enggak mau ketemu lagi sama dia sampai mati!” katanya sambil tertawa.
Mimpi Yena Jadi Kenyataan
Fakta menarik: sebelum kabar Yuri lolos casting Squid Game 3 diumumkan, sahabatnya Choi Yena sudah memimpikan Yuri sedang hamil dan menangis.
“Yena unnie cerita mimpi aku hamil dan nangis-nangis. Pas dicari artinya, ternyata itu pertanda lolos audisi. Dia sampai nanya, ‘Kamu lolos audisi ‘Squid Game’ ya?’ Dan anehnya… karakter aku beneran hamil,” kenangnya.
Sebagai rasa terima kasih (dan karena sering ditraktir), Yuri mengajak Yena makan kerang bakar di Wolmido. “Bukan karena mimpi, tapi ya… dia sering traktir, jadi gantian dong!” candanya.
Kembali Bernyanyi, Rasa Baru Jo Yuri
Selain sibuk di dunia akting, Yuri juga bersiap kembali ke dunia musik. Ia bakal comeback sebagai solois dengan mini album ketiganya pada 13 Juli 2025. Ini adalah comeback musik pertamanya dalam dua tahun.
“Aku tahu fans sudah lama nunggu, makanya aku totalin semuanya di album ini. Dari selera musikku sampai ide-ideku aku tuangkan semua,” ucapnya.
Awalnya, Yuri ingin langsung rilis album setelah selesai syuting Squid Game 3, tapi proses produksinya memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.

