GELUMPAI.ID – Wakil Ketua II DPD Partai Golkar Kota Serang, Teguh Ista’al, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Golkar Kota Serang untuk periode 2025–2030.
Teguh datang langsung ke kantor DPD Golkar Kota Serang, dengan memakai motor vespa pada Minggu 23 November 2025, untuk mengambil formulir penjaringan.
“Hari ini saya, bismillah, mengambil formulir untuk melengkapi setiap persiapan terkait Musda IV Golkar Kota Serang. Saya memiliki niat mengikuti konstelasi pemilihan ketua DPD II,” ujar Teguh.
Ia datang bersama sejumlah kader, termasuk perwakilan pengurus kecamatan dan kelurahan.
Teguh yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Golkar Provinsi Banten ini menyebut motivasinya maju karena kedekatannya dengan Partai Golkar.
“Golkar adalah rumah saya. Di sini saya belajar politik, di sini saya dibesarkan. Golkar harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Teguh mengusung visi modernisasi organisasi dan memperkuat basis anak muda.
Menurutnya, di dalam politik harus ada regenerasi dan ia menegaskan aka merekrut kader-kader muda Kota Serang yang mempunyai karya serta potensi.
“Golkar sudah baik, tapi kita harus lebih baik lagi. Kami akan melakukan modernisasi partai dan merekrut kader-kader muda yang punya karya dan potensi,” ucapnya.
Ia meyakini anak muda Kota Serang memiliki kemampuan besar untuk berkontribusi bagi daerah.
“Doktrin kami adalah karya-kekaryaan. Anak muda harus diberi ruang untuk berkarya,” jelasnya.
Ditanya soal peluang memenangkan Musda, Teguh mengaku optimistis.
Mengingat, hingga saat dirinya mengambil formulir pendaftaran, Teguh sudah mengantongi dukungan hampir 90 persen.
“Saat ini sudah hampir 90 persen dukungan kepada saya. Tapi nilai usaha saya hanya 1 persen, selebihnya 99 persen hak prerogatif Allah SWT,” katanya.
Sekretaris DPD Golkar Kota Serang sekaligus Ketua Steering Committee (SC) Musda IV, Nunung Nursiamuddin, membenarkan bahwa hingga Minggu sore baru satu orang yang mengambil formulir, yakni Teguh Ista’al.
“Alhamdulillah, sampai jam 15.00 ini baru satu kader yang mengambil formulir, atas nama Haji Teguh Ista’al,” kata Nunung.

