Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Demi Dana Transfer Tambahan, Amorim Prioritaskan Europa League Ketimbang Premier League

Demi Dana Transfer Tambahan, Amorim Prioritaskan Europa League Ketimbang Premier League

Manajer Ruben Amorim dikabarkan siap menerima "kehinaan" finis di posisi terendah liga dalam 50 tahun terakhir demi mempercepat rebuild ambisiusnya di Old Trafford. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Manchester United berada di jalur untuk mencatatkan musim terburuk mereka di Liga Primer Inggris. Namun, asa untuk lolos ke Liga Champions masih terbuka lebar melalui jalur Liga Europa. Manajer Ruben Amorim dikabarkan siap menerima “kehinaan” finis di posisi terendah liga dalam 50 tahun terakhir demi mempercepat rebuild ambisiusnya di Old Trafford.

Amorim dijanjikan tambahan dana transfer sebesar 50 juta poundsterling jika berhasil membawa United menjuarai Liga Europa, yang otomatis akan memberikan tiket ke Liga Champions musim depan.

Pelatih asal Portugal itu rela menelan pil pahit melihat timnya terpuruk di papan bawah klasemen Liga Primer demi menjaga kebugaran pemain-pemain kunci menjelang final Liga Europa yang potensial. Kemenangan 3-0 atas Athletic Bilbao di leg pertama semifinal menunjukkan performa terbaik United musim ini, dan jika mereka mampu mempertahankan keunggulan di Old Trafford, Amorim akan fokus penuh pada laga puncak tersebut.

Sumber internal klub mengungkapkan bahwa prioritas Amorim saat ini adalah memenangkan gelar Europa League. Hal itu dikarenakan demi meraih tiket otomatis ke Champions League pada musim depan, “Ruben telah menjelaskan kepada semua orang bahwa fokus utama sekarang adalah Liga Europa. Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa ini adalah musim yang buruk di kompetisi domestik, jadi membawa tim ke posisi di mana mereka masih bisa lolos ke Liga Champions adalah pencapaian yang luar biasa,” ungkapnya.

Selain itu, kembalinya United ke kompetisi teratas Eropa tersebut akan memberikan dana segar di bursa transfer musim panas ini,”Memenangkan Liga Europa akan sangat besar artinya bagi manajer – tetapi juga dalam hal dana yang akan diberikan kepadanya untuk membangun kembali skuad,” tambahnya.

Pemain paling konsisten United musim ini, Bruno Fernandes, akan mendapatkan manajemen menit bermain yang ketat dalam laga melawan Brentford, West Ham, dan Chelsea menjelang final yang mungkin terjadi. Pemain kunci lainnya seperti Harry Maguire, Alejandro Garnacho, Casemiro, dan Noussair Mazraoui juga akan diprioritaskan kebugarannya. Kiper Andre Onana dan striker Rasmus Hojlund juga kemungkinan akan diistirahatkan mengingat minimnya opsi pelapis yang sepadan.

Dengan laga melawan Chelsea yang mengejar posisi lima besar hanya enam hari sebelum final Liga Europa di Bilbao, bukan tidak mungkin susunan pemain United akan sangat lemah. United kini menghadapi Brentford yang juga mengincar tiket Eropa, sementara Setan Merah berpotensi finis di enam terbawah klasemen Liga Primer jika performa mereka tidak membaik.

Musim lalu, di bawah Erik ten Hag, United mencatatkan posisi terendah mereka di era Liga Primer dengan finis di urutan kedelapan. Di bawah Sir Alex Ferguson, mereka tidak pernah finis lebih rendah dari posisi ketiga di Liga Primer. Posisi terendah United dalam 50 tahun terakhir terjadi pada musim 1974-1975 ketika mereka menjuarai Divisi Dua dan promosi ke kasta tertinggi. Sebelumnya, pada musim 1972-1973, mereka finis di urutan ke-18 sebelum terdegradasi dari Divisi Pertama yang beranggotakan 22 tim dengan finis di urutan ke-21 pada musim berikutnya.

Laman: 1 2