Konsep yang diusung pun mengutamakan kebersihan, termasuk aturan ketat bagi pedagang.
“Misalkan penjual ayam, dia nggak boleh bawa ayamnya dan potong di sana (dalam pasar). Tukang bawang juga, bawangnya sudah bersih dikupas di luar. Masuk ke dalam pasar itu sudah bersih, konsepnya nanti bersih banget, bahkan bisa percontohan untuk nasional,” katanya.
Budi juga menyinggung soal pedagang pakaian yang saat ini berada di area bawah pasar.
Menurutnya, proses pembangunan akan mempertimbangkan ketersediaan lokasi sementara bagi mereka.
“Keinginan membangunnya bukan hanya saya, tapi mereka yang ingin membangun. Dari dulu komplainnya, dan saya sudah sampaikan, apabila tidak ada tempatnya bagaimana? Mereka menerima, yang penting Pak Wali komitmen untuk membangun,” terangnya.
Budi memastikan bahwa kontrak kerja sama dengan PT Pesona akan diputus pada tahun ini.
Dengan demikian, pasar akan dikelola penuh oleh Pemerintah Kota Serang.
“Saya pastikan tahun ini saya putus (kontrak),” tandasnya.

