GELUMPAI.ID – Manchester United akan menghadapi Tottenham Hotspur dalam final Liga Europa 2025 pada Kamis (22/5) dini hari WIB, namun salah satu legenda klub, Patrice Evra, dipastikan tidak akan hadir di Bilbao. Mantan bek kiri peraih Liga Champions ini akan menghadiri pemakaman kakaknya yang meninggal dunia setelah 20 tahun berjuang melawan kanker.
Evra, yang merupakan bagian dari skuad United saat menjuarai Liga Champions 2008 dan juga tampil di final 2009 serta 2011, menyampaikan kabar duka ini melalui pesan video. “Saya seharusnya datang ke Bilbao besok untuk final secara langsung, untuk menunjukkan dukungan, berbagi energi positif saya. Tapi sayangnya saya harus pergi ke Paris untuk pemakaman kakak saya di hari yang sama dengan final,” ujarnya dalam video yang beredar pada Rabu (21/5).
“Dia berusia 56 tahun, berjuang melawan kanker selama 20 tahun,” lanjut Evra. Ia kemudian menyampaikan pesan penuh emosi kepada para pemain Manchester United.
“Ketahanan, perjuangan, itulah yang saya inginkan dari kalian besok. Berjuanglah, berdarahlah untuk seragam ini, untuk para penggemar, untuk staf, untuk orang-orang di Manchester, untuk para penggemar di seluruh dunia,” tuturnya.
“Tidak ada alasan, ini adalah tugas kalian besok. Saya pikir pelatih kalian Amorim [Ruben Amorim] adalah seseorang yang saya dukung, seseorang yang saya yakini, bahkan jika kita menang atau kalah. Berikan sesuatu, kawan-kawan,” tambahnya.
Evra mengantisipasi pertandingan yang sulit, mengingat Tottenham Hotspur telah mengalahkan Manchester United tiga kali musim ini. “Tottenham juga punya banyak hal untuk kalah,” lanjutnya.
“Mereka berada di posisi yang sama di liga seperti kami, mereka belum memenangkan trofi, jadi ini adalah kesempatan besar bagi mereka,” ungkapnya.
Namun, Evra menegaskan bahwa hal itu bukan alasan bagi Manchester United untuk tidak tampil maksimal. “Tapi ini bukan alasan. Kami adalah Man United. Kalian tahu berapa banyak penggemar yang akan bepergian ke seluruh dunia dan percaya bahwa mereka akan merayakan setelah pertandingan, karena mereka percaya pada kalian tidak peduli apa pun,” tegasnya.
“Karena kita bisa melakukannya. Kita bisa melakukannya, kawan-kawan. Jadi, seperti yang saya katakan, berdarahlah untuk seragam ini, sejarahnya. Pikirkan tentang orang-orang, keluarga kalian atau apa pun – tidak ada jalan lain selain menang. Jangan egois – ini adalah kualifikasi [untuk] Liga Champions, jadi kita bahkan mempersiapkan masa depan untuk tahun depan. Jadi kawan-kawan, kalian tahu, saya akan jauh, saya mengandalkan kalian. Ayo United!” pungkas Evra, memberikan motivasi terakhir dari jarak jauh.
Manchester United sendiri hanya memiliki satu trofi Eropa sejak kemenangan Liga Champions 2008, yaitu Liga Europa pada tahun 2017. Laga final di Bilbao ini menjadi kesempatan emas untuk menambah koleksi trofi Eropa mereka.

