GELUMPAI.ID – Borussia Dortmund harus menelan kekalahan telak 0-4 saat bertandang ke markas Barcelona dalam leg pertama perempat final Liga Champions 2024/2025 di Estadi Olímpic Lluís Companys, Kamis (10/4) dini hari WIB. Usai laga, jajaran pemain dan ofisial tim mengakui performa buruk mereka serta menyatakan tekad untuk bangkit di leg kedua.
Direktur Olahraga Borussia Dortmund, Sebastian Kehl, menyebut bahwa timnya gagal menampilkan permainan yang kompetitif dan terlalu mudah memberikan ruang bagi Barcelona. “Kami tidak cukup agresif, terlalu banyak kehilangan bola, dan membiarkan Barcelona mengontrol permainan. Kami harus jauh lebih baik di leg kedua,” ujar Kehl dikutip dari situs resmi klub.
Gelandang Dortmund, Emre Can, menyoroti intensitas permainan cepat Barcelona yang tak mampu mereka imbangi. Ia menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah begitu saja meski tertinggal agregat empat gol. “Kami gagal mengantisipasi pergerakan cepat mereka. Barcelona bermain luar biasa, tapi kami tidak boleh menyerah. Masih ada 90 menit ke depan dan kami akan berjuang,” kata Can.
Hal senada disampaikan bek Waldemar Anton, yang menyoroti kurangnya respon cepat terhadap tekanan dari tuan rumah. Sementara penjaga gawang Gregor Kobel juga menyebut bahwa tim terlalu pasif dan kurang agresif dalam bertahan. “Kami kehilangan banyak bola dan terlalu membiarkan Barcelona bermain sesuai keinginan mereka,” ujar Kobel.
Pelatih Dortmund, Niko Kovac, mengakui bahwa timnya harus melakukan evaluasi menyeluruh. Ia meminta para pemain untuk menunjukkan respons kuat saat menjamu Barcelona di leg kedua yang akan digelar di Signal Iduna Park pekan depan. “Kami harus belajar dari laga ini dan bermain dengan kepercayaan diri lebih tinggi di kandang sendiri. Masih ada peluang jika kami bermain maksimal,” kata Kovac.
Borussia Dortmund kini membutuhkan kemenangan dengan selisih lima gol atau lebih jika ingin lolos langsung ke semifinal. Misi berat menanti, namun para pemain menyatakan tekad untuk memberikan segalanya di hadapan publik sendiri.

