Bisnis & Ekonomi Lifestyle
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Dihantam Tarif AS 25 Persen, Hyundai dan Kia Terancam Naikkan Harga Mobil

Dihantam Tarif AS 25 Persen, Hyundai dan Kia Terancam Naikkan Harga Mobil

GELUMPAI.ID – Dua raksasa otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor dan Kia, kini tengah menghadapi tekanan berat dari kebijakan tarif baru Amerika Serikat.

Sejak April lalu, Negeri Paman Sam resmi menerapkan tarif impor kendaraan sebesar 25 persen, dan dampaknya mulai terasa ke dapur keuangan kedua brand.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa Hyundai dan Kia bakal menaikkan harga jual mobil mereka di AS untuk menutup potensi penurunan keuntungan, apalagi setelah performa kuartal kedua 2025 diprediksi anjlok.

Laba Anjlok, Strategi Terbatas

Data dari FnGuide menunjukkan, Hyundai diperkirakan mencatat laba operasional sebesar 3,63 triliun won (setara Rp46 triliun) pada periode April–Juni 2025, atau turun 15,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, Kia diperkirakan mengalami penurunan laba sebesar 13,7 persen menjadi 3,14 triliun won.

Untuk menjaga margin, keduanya sementara ini mengandalkan stok kendaraan yang sudah lebih dulu dikirim ke AS.

Namun stok itu mulai menipis, dan kebutuhan impor baru tidak bisa dihindari. Artinya, tarif 25 persen tidak bisa lagi dihindari, dan tekanan terhadap keuntungan bakal makin besar.

Harga Mobil Naik? Tunggu Waktu Saja

Meskipun Hyundai dan Kia belum secara resmi mengumumkan rencana kenaikan harga, pengamat pasar meyakini langkah tersebut tinggal menunggu waktu.

Sebagai gambaran, analis dari Meritz Securities menyebut bahwa Hyundai sudah menggelontorkan biaya tak terduga sebesar 720 miliar won (sekitar Rp9 triliun) hanya untuk menyiasati tarif ini.

Meritz pun langsung merevisi target harga saham Hyundai dari 310.000 won menjadi 265.000 won, sebagai respons atas penurunan performa akibat tarif.

Pabrik di Georgia Belum Maksimal

Hyundai sebenarnya sempat berharap pada Metaplant America di Georgia untuk memperkuat produksi lokal dan menghindari tarif.

Namun tingkat operasional pabrik itu masih di bawah 30 persen, jauh dari cukup untuk menyelamatkan rantai suplai mereka di AS.

Pasar AS Jadi Taruhan Besar

Pasar Amerika Serikat menyumbang hampir setengah dari ekspor mobil Hyundai dan Kia.

Laman: 1 2