Bola & Sports
Beranda » Diogo Dalot Akui Kritik Ruben Amorim Sangat Menyakitkan bagi Skuad MU

Diogo Dalot Akui Kritik Ruben Amorim Sangat Menyakitkan bagi Skuad MU

Bek Manchester United, Diogo Dalot, akhirnya buka suara mengenai komentar-komentar jujur nan pedas dari manajer anyar mereka, Ruben Amorim. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Bek Manchester United, Diogo Dalot, akhirnya buka suara mengenai komentar-komentar jujur nan pedas dari manajer anyar mereka, Ruben Amorim. Dalot, yang tengah berjuang agar fit untuk laga final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur di Bilbao, mengakui bahwa kritikan Amorim memang menyakitkan, namun ia juga melihatnya sebagai bentuk kejujuran yang justru dibutuhkan tim saat ini.

Seperti diketahui, Amorim tak ragu untuk mengutarakan pandangannya yang realistis mengenai kualitas skuad Manchester United yang ia warisi enam bulan lalu. Bahkan, pelatih asal Portugal itu sempat mempertanyakan apakah tugas menangani Setan Merah terlalu berat baginya, menyusul performa tim yang terancam mencatatkan rekor terburuk di liga dalam setengah abad terakhir. Meski demikian, peluang lolos ke Liga Champions masih terbuka jika mereka mampu menaklukkan Tottenham di final Liga Europa pada Rabu mendatang.

Dalot mengungkapkan bahwa kejujuran Amorim, meski terasa pahit, justru menjadi cambuk bagi para pemain. “Secara pribadi, sangat menyakitkan ketika manajer mengatakan apa yang dia katakan,” ujar Dalot.

“Tetapi itulah kejujurannya. Dia tidak menyembunyikan emosinya. Dia tidak menyembunyikan jenis komunikasi yang ingin dia sampaikan – dan itu membuatnya menjadi pria yang jujur, orang yang jujur. Sangat sulit saat ini menemukan manajer dan pemain seperti dia. Tetapi jika itu menyakitkan Anda, itu pertanda baik karena itu berarti Anda ingin mengubah banyak hal,” tuturnya.

Bek sayap asal Portugal itu menambahkan bahwa kritikan Amorim, meski menyasar timnya, justru memotivasinya untuk berbenah. “Dia berbicara tentang tim saya, rekan tim saya, klub saya. Saya tidak ingin mendengar manajer saya dan siapa pun di sekitar klub merasa seperti itu. Jadi apa yang bisa saya lakukan untuk mengubah itu? Itulah yang paling saya fokuskan. Saya mencoba untuk mengembangkan sebanyak mungkin rekan tim, sebanyak mungkin orang yang saya bisa, untuk memiliki energi yang sama – tetapi kemudian Anda harus berjuang,” tegasnya.

Dalot, yang telah merasakan kepemimpinan Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, dan Erik ten Hag di Old Trafford, meyakini bahwa Amorim memiliki keyakinan kuat pada filosofinya dan tidak akan mengubahnya demi siapapun. Ia juga menepis anggapan bahwa Amorim terlalu baik untuk sukses di Liga Primer Inggris. Bahkan, Dalot memuji gestur Amorim yang secara pribadi membelikan tiket final Liga Europa untuk staf klub yang awalnya harus membayar sendiri.

“Jangan salah paham, manajer adalah pria yang baik, tetapi ketika dia harus memberikan teguran kepada semua orang, dia akan melakukannya. Dia tidak takut untuk mengatakan apa yang dia pikirkan,” pungkas Dalot, menunjukkan keyakinannya pada Amorim untuk membawa perubahan positif di Manchester United.