GELUMPAI.ID — Komitmen total Chadwick Boseman saat memerankan Raja T’Challa di Black Panther kembali jadi perbincangan.
Sutradara Sinners, Ryan Coogler, mengungkap hal itu dalam podcast “The Breakfast Club” yang dikutip oleh People.
Menurut Coogler, Boseman sampai membuat para eksekutif Disney ketakutan gara-gara aksen Afrika-nya di lokasi syuting.
“Dia bicara dengan aksen Afrika,” ujar Coogler.
“Eksekutif Disney datang ke lokasi syuting ‘Panther’. Itu baru minggu kedua dan mereka langsung dengar aksen T’Challa. Mereka panik. Aku bilang, ‘Jangan panik. Dia lagi kerja, bro. Dia nggak berhenti sampai kita selesai,’” lanjutnya.
Coogler juga bercerita bahwa Michael B. Jordan adalah aktor yang paling terpukul atas kepergian Boseman.
“Dari semua aktorku, kematian Chad paling menghantam Mike (Jordan),” katanya.
“Chad lebih tua dari kami, cukup jauh. Tapi dia kelihatan seumuran. Dia pria matang dari Selatan. Pria sejati gaya lama,” jelas Coogler.
Ia mengenang Boseman sebagai sosok guru tanpa perlu menggurui.
“Chad mengubah hidupku. Dia tipe guru yang kamu nggak sadar lagi diajarin waktu dia ngajarin,” ujarnya.
“Semua dengan contoh. Yang dia kasih ke aku dan Mike adalah kesabaran. Dia kerja dengan ritme jadul. Dia datang lebih awal. Selalu,” tambah Coogler.
Jordan sendiri memerankan Erik Killmonger, musuh T’Challa, dan menyaksikan langsung dedikasi Boseman di lokasi.
Coogler bahkan meminta Jordan membayangkan apa yang akan dilakukan Chad jika memainkan peran di Sinners.
“Aku bilang ke dia, ‘Bro, kalau Chad yang mainin peran ini di Sinners, dia bakal gimana?’ Karena Chad nggak pernah keluar dari karakter,” tutup Coogler.
Sinners akan tayang di bioskop mulai 18 April mendatang melalui Warner Bros.
Sumber: Variety

