GELUMPAI.ID — Dr. Ahmed Al-Najjar, seorang dokter Palestina, merasa hancur saat menemukan kedua orang tuanya di antara korban yang tiba di Kompleks Medis Al-Nasser, tempat dia bekerja, setelah serangan udara Israel yang menargetkan sebuah rumah di Khan Yunis.
Mengutip laporan dari Middle East Monitor, Al-Najjar sedang bersiap untuk menerima pasien yang terluka pada dini hari kemarin ketika dia menerima kabar bahwa serangan itu menargetkan rumah keluarganya.
Dengan panik, Al-Najjar bergegas menuju ambulans yang membawa korban untuk menemukan kedua orang tuanya terbaring tak bernyawa dengan tubuh penuh darah. Gemetar, sang dokter yang terluka emosional itu akhirnya jatuh pingsan dalam tangisan.
Di antara para korban juga ditemukan tubuh seorang gadis kecil yang tewas dalam serangan yang sama, dengan kepala yang hancur.
Pada hari Kamis, Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat genosida Israel telah mencapai 51.355, dengan 117.248 orang terluka sejak 7 Oktober 2023.

